Follow

Himasei Unhas Gelar Dialog Akademik

Editor: Khintan | Senin, 23 April 2018 - 19:12 Wita | 158 Views
Himasei Unhag menggelar Dialog Akademik di Ruang Sidang Lt 2 FIKP, Senin (23/4). Foto: Ayu Lestari/identitas
Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Perikanan (Himasei) Unhas menggelar Dialog Akademik bertajuk “Penguatan Sinergitas Prodi Sosial  Ekonomi Perikanan dan Himasei dalam Perwujudan Insan Akademis” di Ruang Sidang Lt 2 FIKP. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Ulang Tahun ke-18 Himasei.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan III, Dr Ir Muhammad Farid Samawi yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan menuturkan bahwa program Studi Sosial Ekonomi Perikanan telah dua kali memperoleh akreditasi A.”Sudah dua tahun berturut-turut sosek perikanan mendapat akreditasi A, itu artinya sudah unggul dan tidak bisa diragukan lagi, namun kedepannya ini menjadi PR kita bagaimana  meningkatkan level itu ke taraf  nasional dan internasional,”ujarnya, Senin (23/4).
Setelah dialog akademik resmi dibuka, selanjutnya dilakukan pemotongan tumpeng dan pemberian kejutan kepada Ketua Jurusan Perikanan, Dr Andi Adri MSi yang juga tengah berulang tahun hari ini.
Dalam kegiatan Dialog Akademik, moderator Amartiwi Raihana memberikan instruksi seputar aturan selama dialog akademik berlangsung. Seperti menghilangkan segala ketersinggungan dan tetap sopan dan santun dalam menyampaikan argumen.
Adapun yang menjadi pembicara dalam dialog akademik ini yaitu Ketua Jurusan Perikanan, Dr Andi Adri MSi yang merupakan pembicara utama.
“Sosek perikanan telah dua kali mendapat akreditasi nasional. Itu berarti secara proses belajar mengajar dan pengelolaan akademik sudah bagus. Performa prodi sosek perikanan, saya awali dengan potensi sesungguhnya dan beberapa tenaga pengajar sosek perikanan akan melanjutkan studi ke jenjang Doktor,”katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan visi misi Sosek Perikanan yang menjadi target. Menjadikan prodi terkemuka di bidang sosek perikanan yg unggul dalam manajemen bisnis perikanan dan kelautan. Untuk itu, kali ini daya tampung untuk mahasiswa baru Sosek Perikanan dari 60 dinaikkan kuotanya menjadi 90.

Persoalan penilaian mata kuliah akuntasi di mana penilaiannya berdasarkan hasil jualan bukan keaktivan mahasiswa di kelas dan pembukuan. Sehingga mempengaruhi nilai mahasiswa bersangkutan. Untuk mata kuliah Ekonomi Makro soal ketidak jadi praktek akibat dana praktek lapang sehingga menyebabkan nilai mahasiswa terancam bermasalah sebab satu SKS penilaian praktek lapang kosong. Dari awal perkuliahan sudah disepakati penilaian kalau tidak bisa B berarti E. Akuntansi berhubungan dengan data dari hasil penjualan prodak.

Reporter: Andi Ningsi

BACA JUGA