Puisi

Suara Sunyi Demokrasi

Sebab hari itu si tuan ceria menjamah Lalu siapa yang gengsi, mengepal suara aksi? Jangan-jangan adalah hujan? Maka lekas luntur wajah-wajah kami yang mengaku idealis.   Sebab hari itu, maka sekumpulan tuan berseragam ikut ambil bagian, pasang badanĀ  pun laras panjang Atau sebatas itu saja kenikmatan demokrasi bangsa ini, tuan?   Kenang.. genangan pun kian […]

(RE)VISI

Di jalan yang sepi Pada tiap-tiap sudut kota Aku kehilangan setangkai bunga yang pernah kau beri Kelopaknya bertuliskan namamu Dan beraroma peluhmu   Telah kususuri tiap jalan yang pernah menjadi saksi Bahwa kau dan aku sepasang kekasih   Sebelum aku kembali dan mengakui kekalahanku Bisakah aku tidur sekali lagi di pundakmu ? Ingin ku ceritakan […]

Monolog Pemimpin Boneka

Kepala berisi Kepala diisi Leher berdasi Leher dikalungi Tangan berjemari Telunjuk diarahi Badan berdiri Tegap disokongi Tubuh berdikari Kokoh disandari Suara meninggi Kata diiringi   Lakon dipilih Cerita didramai Karakter dimanipulasi Dosanya ditanggung seluruh negeri   *17 Agustus 2015   Fadly Fahry S. Wally Mahasiswa Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unhas Angkatan […]

Kampret

Kami siap pasang badan Sedang engkau muka pun dipalingkan. Siapa sesungguhnya yang punya tahta, Kami memberimu dengan segenap pinta Kau mengabaikannya tanpa sedikitpun cinta   Kami berteriak dari jalanan Sedang engkau malah berlindung di balik perisai bangunan. Siapa sesungguhnya tempat menggantung asa, Kami memilihmu dengan setulus rasa Kau mengacuhkannya tanpa sedikitpun iba Ah, sudahlah Lelah […]

Jika Aku Boleh Menghakimi Waktu

Haruskah kulambaikan tangan pada ilalang yang sedari tadi menggerutu Lalu kupilah-pilah tiap helai dan kujadikan simpul ekor kuda Sembari bercengkrama dengan langit yang mulai mendung Hingga kini masih kunanti rintik hujan yang sama Merindu suasana diguyur hujan di waktu senja Sebelum direnggut tragedi di bulan Juni   Jika aku boleh menghakimi waktu Tidak akan kubiarkan […]

Tanah Syuhada

Pagi ini kami menemukan tuhan di antara reruntuhan Isi bumi dan mata kami yang terbakar.   Hari ini, kembali dan selalu Jasad berserakan termangu di bawah muka samudra Cinta dan raga hidup bagai mati pun telah di punggung bayangan   Di penghujung tahun kami menghantarkan Sanak saudara sendiri keperaduan abadi Sang khalik. Pada deru genjatan […]

Suara Sunyi Demokrasi


Ayu Lestari
Minggu, 20 Mei 2018 | 03:40 Wita

(RE)VISI


Ayu Lestari
Minggu, 29 April 2018 | 17:53 Wita

Monolog Pemimpin Boneka


Ayu Lestari
Minggu, 04 Maret 2018 | 22:47 Wita

Kampret


Ayu Lestari
Minggu, 04 Februari 2018 | 05:00 Wita

Jika Aku Boleh Menghakimi Waktu


Ayu Lestari
Minggu, 21 Januari 2018 | 22:27 Wita

Tanah Syuhada


Ayu Lestari
Selasa, 02 Januari 2018 | 16:53 Wita