Follow

Majelis Pecinta Pancasila Unhas, MPP Pertama di Indonesia

Editor: Khintan | Senin, 09 Juli 2018 - 10:48 Wita | 72 Views
Foto: Istimewa

Rektor Unhas mengukuhkan pembentukan Majelis Pencinta Pancasila (MPP) dan Pelaksanaan Kegiatan Studi Al-Qur’an Intensif (SAINS) di Gedung Ipteks, Senin (9/7). MPP merupakan wadah untuk membangkitkan minat dan perhatian mahasiswa terhadap pengkajian dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila. MPP digagas oleh Tim Pengkaji Ideologi Pancasila di bawah Bidang Kemahasiswaan Unhas.

Dalam pemaparannya, Penggagas Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif, menyatakan salut terhadap pembentukan MPP ini. “Saya sudah berkeliling kemana-mana di seluruh Indonesia, saya sudah berkunjung ke berbagai kampus di tanah air. Baru kali ini saya menemukan ada komunitas Mahasiswa Pencinta Pancasila,” kata Yudi.

Yudi Latif yang baru saja melepas jabatan sebagai Ketua BPIP ini berbicara tentang ideologi Pancasila dari perspektif keragaman. Indonesia, menurut Yudi, merupakan perpaduan keragaman dari berbagai model keragaman di seluruh dunia. “Kita negeri yang sangat bhinneka dari berbagai variabel. Dari aspek geografis, aspek manusia, atau aspek strategis yang dapat kita temukan di seluruh dunia ini bisa diringkas dalam miniatur bernama Indonesia,” kata Yudi.

Ia juga menyampaikan, Pulau Sulawesi merupakan jembatan keberagaman Indonesia. Ia menguraikan bagaimana perkembangan sejarah dan peradaban serta asal mula kehidupan manusia. Bahkan, abad penemuan dunia baru oleh dunia barat sebenarnya merupakan penemuan terhadap Indonesia.

“Indonesia tidak pernah bisa tidur nyenyak karena posisinya yang strategis. Itu bukan realitas hari ini. Realitas itu sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu. Kita tinggal memilih, apakah karena keragaman dan posisi strategis itu kita akan konflik dan berkelahi, atau saling mengenal dan saling belajar. Pancasila berperan untuk itu,” kata Yudi dalam rilis Humas Unhas kepada identitas.

Reporter: Khintan

BACA JUGA