Follow

6 Kegiatan Ramadan yang Hanya Jadi Wacana Gegara Corona

Editor: Wandi Janwar | Rabu, 20 Mei 2020 - 19:54 Wita | 88 Views
Istimewa

Ramadan merupakan bulan yang selalu dinanti-nantikan umat muslim di seluruh dunia, temasuk di Indonesia. Selain karena menjadi bulan yang penuh berkah, beberapa kegiatan seru yang sering dilakukan ketika Ramadan juga menjadi salah satu alasan mengapa bulan ini sangat istimewa. Namun, Ramadan kali ini sangatlah berbeda dengan tahun lalu. Penyebabnya tentu saja karena diberlakukannya pembatasan fisik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pembatasan tersebut berdampak ke beberapa kegiatan yang sudah menjadi budaya di bulan Ramadan. Berikut kami rangkum beberapa kegiatan yang hanya menjadi wacana pada Ramadan tahun ini.

  1. Tarawih Berjamaah di Masjid

https://praditamauliadita.wordpress.com

Salat tarawih sudah sangat identik dengan bulan suci Ramadan. Tarawih berjamaah merupakan salah satu ibadah sunah yang hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan. Umat muslim datang beramai-ramai bahkan hingga memenuhi masjid untuk melaksanakan ibadah yang satu ini. Namun, pada Senin, 16 Maret 2020, Majelis Ulama Indonesia (MUI) megeluarkan Fatwa MUI No 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19. Fatwa ini juga mengatur tentang imbauan untuk tidak melaksanakan salat berjamaah di masjid, termasuk salat tarawih berjamaah. Dengan ditiadakannya salat tarawih berjamaah di masjid, memberikan kesan yang sangat berbeda pada Ramadan kali ini.

  1. Sahur On The Road

Antara foto/Adiwinata Solihin

Sahur on the road atau sahur di luar rumah adalah salah satu kegiatan seru di bulan Ramadan. Kegiatan ini bisa dibilang sangat populer di kalangan anak muda. Sahur on the road  umumnya  dilakukan dengan beramai-ramai bersantap sahur, baik di restoran, maupun di warung makan. Kegiatan ini biasanya juga dirangkaikan dengan membagikan santapan sahur kepada orang-orang yang membutuhkan.

  1. Ngabuburit

Antara foto/ Wahdi Septiawan

Ngabuburit atau mengabuburit  adalah kegiatan menghabiskan waktu sembari menunggu azan magrib. Ngabuburit dapat berupa banyak hal seperti, berjalan-jalan, bermain, bercengkerama, mencari takjil gratis, mendatangi pasar kuliner atau menghabiskan waktu di taman bersama teman atau keluarga. Sayangnya, ngabuburit berpotensi menimbulkan keramaian yang sedang dihindari sekarang ini.

  1. Buka Puasa Bersama

www.cnnindonesia.com

Kegiatan seru di bulan Ramadan yang hanya menjadi wacana selanjutnya adalah buka puasa bersama (bukber). Bukber merupakan kegiatan yang sangat dinanti-nanti pada bulan Ramadan. Selain karena menyenangkan, bukber juga dapat menjadi ajang silaturahmi dan berbagi. Sama halnya dengan sahur on the road, bukber juga seringkali dirangkaikan dengan kegiatan sosial seperti berbagi takjil dengan orang-orang yang membutuhkan. Tapi jika ada rencana untuk mengadakan bukber di Ramadan kali ini, sebaiknya ditunda dulu karena dapat menimbulkan keramaian yang dapat memperparah penularan Covid-19. Contohnya, dilansir dari health.detik.com, empat keluarga di Arab Saudi terinfeksi Covid-19 setelah mengadakan buka puasa bersama pada awal Ramadan.

  1. Mengikuti Kajian

Republika

Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk mendalami ilmu agama melalui majelis ilmu atau kajian agama. Kegiatan ini akan sangat sering diadakan di bulan suci Ramadan. Sayangnya, karena adanya imbauan untuk menjaga jarak, kajian dengan metode pertemuan langsung tidak dapat dilaksanaka. Tapi jangan khawatir, banyak kajian berbasis daring yang dapat kita ikuti dari rumah.

  1. Mudik dan Ziara ke rumah kerabat

mediaindonesia.com

Kurang lengkap rasanya jika harus menyambut datangnya hari raya Idul Fitri tanpa berkumpul bersama kerabat dan sanak keluarga. Namun, kekurangan itu akan menjadi pelengkap perbedaan Ramadan kali ini. Diberlakukannya PSBB di berbagai wilayah juga membatasi mobilitas masyarakat. Warga diimbau untuk tidak mudik dalam kondisi wabah karena dikhawatirkan akan memperparah penularan Covid-19. Pemerintah akan menjatuhkan sanksi kurungan dua bulan hingga denda Rp 500.000,- bagi siapapun yang kedapatan mudik dalam masa PSBB. Jadi lebaran kali ini di rumah saja yah!

Itulah enam kegiatan yang hanya menjadi wacana pada Ramadan kali ini. Beberapa yang tidak dilaksanakan membuat nuansa Ramadan sangat berbeda dengan sebelumnya. Meskipun demikian, hal ini dilakukan demi menekan angka penularan Covid-19 yang sedang mewabah. Tapi itu bukanlah halangan untuk meningkatkan keimanan kita  dan menerima keberkahan di bulan yang suci ini. Tetap jaga imunitas tubuh dan ikuti protokol pencegahan penularan Covid-19.

Risman Amala Fitra

BACA JUGA