Follow

Aksi Pencabutan SK Skorsing FIKP Unhas Berujung Mediasi

Editor: Wandi Janwar | Rabu, 20 Februari 2019 - 00:06 Wita | 148 Views
Dokumentasi Pribadi

Keluarga Mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan (KEMA JIK), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas), kembali melakukan aksi pencabutan Surat Keputusan (SK) terhadap empat Mahasiswa Ilmu Kelautan yang terjerat kasus skorsing, Selasa (19/02).

Sebelumnya, mereka telah melaksanakan aksi serupa  pada hari Senin (18/2) kemarin. Saat itu mereka menuntut agar dekan dan pihak komisi disiplin (komdis) segera mengklarifikasi, mengenai kesalahan prosedural dan mencabut SK skorsingnya.

Salah seorang Mahasiswa Kelautan Unhas, Andi Muhammad Subhan mengungkapkan, mereka telah mendapat janji dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIKP Unhas. Namun, sudah seminggu mereka menunggu untuk sidang banding tetapi belum ada hasil.

“Kita Mahasiswa Kelautan sudah mendapat janji dari WD III ketika memasukkan banding. Kami dijanji tiga hari kedepan sudah keluar hasilnya, tapi sudah seminggu tidak ada hasil juga,” ungkapnya.

Untuk aksi hari ini, mereka menuntut agar Dekan FIKP Unhas, Dr Ir St Aisjah Farhum MSi beserta jajaranya, segera mengadakan dialog dan menghadirkan Majelis Kode Etik Mahasiswa (MKEM).

Aksi yang berlangsung selama tiga jam tersebut dimulai di depan jalan FIKP. Mereka kemudian bergerak ke pintu masuk Gedung FIKP dan berakhir di depan ruangan Dekan.

Jendral lapangan, Farhan Malik mengatakan untuk hasil aksi hari ini mereka akan melakukan mediasi.

“Setelah dua mahasiwa melobi Ibu Dekan, maka kita akan mengadakan mediasi dengan wakil dekan, ketua departemen dan lima anggota MKEM,” jelasnya.

M39

BACA JUGA