Follow

Berbagi Bersama Di Bawah Langit Pulau Sembilan

Editor: Ayu Lestari | Senin, 15 Oktober 2018 - 09:00 Wita | 88 Views
foto : Dokumentasi pribadi

Penyaluran bantuan Cooking Set Pengungsi Gempa Lombok di Desa Burung Lohe, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai.

Tim PKPU  Human Initiatif Sulawesi-Selatan tiba di Pelabuhan Cappa Ujung, Kabupaten Sinjai. Sebentar lagi, kami akan menuju ke Pulau Sembilan. Untuk sampai ke Kabupaten Sinjai, kami menempuh perjalanan sekiranya enam jam dari Kota Makassar. Tim didampingi langsung oleh Kepala Bidang PDG PKPU Human Initiatif, Hamka Abdi Kususma.

foto : Dokumentasi pribadi

Sedangkan untuk sampai ke Pelabuhan Cappa Ujung , kami menghabiskan waktu sekira 20 menit dari Pulau Sembilan, dengan menggunakan speed boat  bersama lima orang dari rescue PKPU Human Initiatif Sulawesi- Selatan

Kami menikmati perjalanan dengan hati yang berdebar. Bagaimana tidak,  tingginya gelombang air laut dipadukan kencangnya angin kita hadapi untuk sampai ke Pulau Sembilan. Kendati, saya meredam ketakutan itu dengan banyak istighfar. Saya pun akhirnya tenang. Di perjalanan, saya merenungkan kebesaran Allah SWT. Ia mampu menciptakan daratan dan lautan.

 

Tak beselang lama, kami akhirnya tiba di Dermaga Pulau Sembilan. Sesampai di pulau itu, kami disambut hangat oleh masyarakat setempat. Tak hanya itu, mereka juga membantu kami untuk mengangkut barang ke daratan, dan mengantarnya ke Kantor Desa, dengan menggunakan pedati kayu. Setelah itu, kami menuju ke kantor desa untuk mempersiapkan penyaluran bantuan kepada korban gempa Lombok yang diungsikan ke pulau ini.

foto : Dokumentasi Pribadi

Kegiatan yang menjadi rangkaian Program “Peduli Lombok” ini menyalurkan bantuan berupa Cooking Set kepada Pengungsi korban gempa Lombok, yang berada di Pulau Sembilan sejak 18 Agustus lalu. Penyaluran ini merupakan hasil Assessment dari tim PKPU Human Initiatif Sulawesi- Selatan setelah melihat langsung kebutuhan  pengungsi di Pulau Sembilan.

Cooking Set, yang terdiri dari tabung gas, selang dan regulator, Kompor gas dan alat masak seperti panci tersebut dibagikan kepada 20 Kepala keluarga. Penyaluran ini dihadiri langsung oleh Haji Arifuddin, selaku Kepala Desa Pulau Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai beserta jajarannya.

Setelah membagikan bantuan pada korban gempa Lombok, kami mengakhiri kegiatan ini dengan foto bersama dengan Pengungsi dari Lombok yang hadir pada penyerahan bantuan tersebut. Mereka begitu senang menerima bantuan kami. “Alhamdulillah, akhirnya saya sudah bisa memasak makanan untuk keluarga, tanpa menyusahkan warga sekitar pulau lagi,” kata salah satu korban yang menerima bantuan kami. Mereka juga mengucapkan terima kasih untuk PKPU Human Inititaif

Penyaluran bantuan untuk pengungsi Lombok pun telah usai. Kami lalu bergegas menuju dermaga yang jaraknya kurang lebih 500 meter, karena hari mulai berganti malam. Sesekali saya dan tim berpose bersama sambil melepas Lelah di tepi dermaga.

foto : Dokumentasi pribadi

‘Maha kuasa dan maha besar atas segala nikmat-MU yang telah engkau anugrahkan kepada ciptaanmu,” kataku dalam hati saat mata  menikmati indahnya lautan dan Pulau Sembilan. Angin sepoi-sepoi, gulir ombak lebih tenang, ikan-ikan tampak seperti berada di Aquarium raksasa. Keramahan dan panorama Pulau Sembilan tak akan terlupakan.

Merdunya suara adzan maghrib di tepi Pelabuhan Cappa Ujung  menyambut kepulangan kami kembali ke Kota Makassar. Rasanya tak ingin meninggalkan tempat ini. Dalam hitungan jam saja, aku telah jatuh cinta tiada tandingannya pada ciptaan Allah swt di Pulau Sembilan.

 

Penulis : Nirwan

Penerima beasiswa mahasiswa IZI,

Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Unhas.

Angkatan 2015.

 

BACA JUGA