Follow

Citizen Reporter: Edukasi Pertanian Mini pada Anak Sejak Dini

Editor: Khintan | Jumat, 29 Juni 2018 - 22:43 Wita | 122 Views
Foto: Istimewa

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M) Unhas melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Kampung Anging Mamiri, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar. Kegiatan tersebut dimulai dari bulan Mei hingga bulan Juni, setiap Sabtu dan Minggu.

Anggota Tim PKM itu berjumlah lima mahasiswa. Mereka terdiri atas tiga mahasiswa Program Studi Agribisnis, satu mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Umum yang dibimbing oleh Ir A Amrullah, M Si.

Menurut Andi Sitti Dzulhajrah selaku ketua tim mengatakan, program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang penggunaan lahan sebagai sumber pangan bergizi, meningkatkan kreativitas dalam melakukan budidaya tanaman serta menumbuhkan sikap dan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam. Sebagian anak-anak belum mengetahui cara memanfatkan lahan yang kosong sehingga di kelurahan tersebut terdapat banyak lahan yang tidak digunakan secara positif melainkan digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

Untuk memanfaatkan lahan tersebut maka diperlukan keahlian dan ilmu dalam memanfaatkan lahan seperti mengolahnya dengan melakukan penanaman sayuran. Dalam melakukan budidaya sayuran bukan hanya lahan yang dapat digunakan bahkan kita dapat mendaur sampah plastik khususnya botol air untuk menjadi wadah untuk penanaman.

Sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak yang berusia 6 sampai 13 tahun di Kampung Anging Mamiri, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar. Rangkaian program yang dilaksanakan diawali dengan kegiatan pembukaan kegiatan oleh Ketua RW VI Kelurahan Tanjung Merdeka. Kemudian dilanjutkan kegiatan edukasi dengan pemberian materi dan pelatihan budidaya tanaman menggunakan lahan dan botol bekas atau yang disebut dengan hidroponik botol. Diakhir kegiatan, tim PKM juga memberikan evaluasi terkait kegiatan pengabdian ini dan membuat perlombaan untuk anak-anak dalam membuat wadah hidroponik.

Tim berharap dengan adanya program edukasi ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan anak-anak khususnya dalam budidaya tanaman sayuran serta dapat memperbaiki konsumsi sayuran. “Kami sangat menginginkan ada kegiatan pertanian yang bisa dilakukan di kelurahan ini karena banyak lahan yang tidak digunakan,”kata pak RW pada saat kami melakukan observasi.

Program pemberdayaan masyarakat ini disambut baik dan diberi izin penuh oleh Ketua RW VI, Muh.Yusuf. “Saya sangat bangga dan senang karena mahasiswa dari Unhas ini mau melakukan kegiatan edukasi ini dan mengajarkan anak-anak tentang cara menanam sayuran yang pada awalnya mereka tidak tahu dan nantinya bisa menjadi tahu” ujarnya pada saat memberi sambutan di kegiatan pembukaan.

Penulis :Amran Maulana

BACA JUGA