Follow

Gedung Laboratorium Lama Teknik Elektro Terbakar

Editor: Arisal | Minggu, 15 September 2019 - 17:17 Wita | 849 Views
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) memadam api di Laboratorium lama Teknik Elektro, sekitar pukul 03.15, Sabtu (14/09)

Di tengah berlangsungnya rapat himpunan, Annisa salah satu mahasiswa FMIPA melihat tidak jauh dari tempat pelataran rapat, ada cahaya kemerah-kemerahan di dalam ruangan lantai tiga. Sangat jelas ia liat, lantaran cuma menengok ke atas.

Ia pun menyampaikan kepada temannya yang lain. Tiba-tiba terjadi ledakan kaca yang berasal dari ruangan itu. Semburan api keluar dari jendela dan mulai membakar sekelilingnya. Dengan sigap mahasiswa saling bahu-membahu mencoba memadamkan api.

Informasi kebakaran cepat tersebar luas, satuan pengaman (Satpam) Unhas yang datang ke lokasi mencoba memadamkan api dengan semprotan alat pemadam api ringan (Apar), namun api semakin membesar sekitar pukul 02.45.

Pukul 03.00 dua Unit Pemadam Kebakaran Unhas datang ke lokasi, satu unit mencoba memadamkan dari area depan dengan menyemprotkan air di atas mobil mengarah ke lantai tiga gedung teknik lama. Hal yang sama juga dilakukan, satu unit pemadam di belakang gedung teknik dekat Fakultas Mipa. Namun belum bisa menjangkau titik api.

Api baru berhasil dipadamkan ketika mobil pemadam kebakaran didatangkan dari luar. Pemadam Kebakaran (Damkar) dari BTP dan KIMA. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Diketahui ruangan tersebut merupakan Laboratorium Teknik Elektro.

Ketua Departemen Teknik Elektro, Prof Dr Ir H Salama Manjang MT ketika dihubungi menyampaikan laboratorium yang terbakar itu sudah tidak pernah digunakan. Setelah pindah ke Gowa, mereka sudah mengangkut semua peralatan yang masih bisa digunakan.

Lebih lanjut ia mengatakan laboratorium itu sudah lama dikosongkan karena pernah ada surat dari Rektorat untuk mengosongkan semua.

“Makanya saya heran, tiba-tiba terbakar. Menurut saya, kalau masalah listrik, pasti ada yang menggunakan, ada orang yang beraktivitas disitu. Jadi kalau ada aktivitas disitu, semua itu illegal,” tegas Salama Sabtu (14/09).

Dekan Fakultas Teknik Unhas, Dr Ir Muhammad Arsyad MT prihatin atas kebakaran yang terjadi di gedung eks Fakultas teknik. Sejak pindah ke kampus baru di Gowa. Kewenangan terhadap gedung sudah berada pada kantor pusat Unhas.

“Kewenangan terhadap eks kampus teknik Tamalanrea sudah berada di kantor pusat Unhas. Bilama kejadian kebakaran tersebut melibatkan oknum, maka oknum tersebut tidak ada kaitannya dengan Fakulas Teknik,” tutup Muhammad Arsyad.

Api keluar dari jendela laboratorium dan membakar sekelilingnya

 

Mahasiswa mencoba memadamkan api

 

Mahasiswa bahu-membahu memadamkan kobaran api di depan Laboratorium

 

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) menarik selang penyemrot air ke lantai tiga gedung Teknik

 

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air pada sisa-sisa kebakaran

 

Menyemprotkan air ke jalur kabel listrik

Foto dan Naskah : Arisal

BACA JUGA