Follow

Ingin Lolos PIMNas? Ini 5 Tips dari Juri PIMNas untuk Kamu

Editor: Sri Hadriana | Kamis, 11 Oktober 2018 - 07:00 Wita | 196 Views
Foto: identitas/Arisal

Salah satu tolak ukur keberhasilan suatu perguruan tinggi dilihat dari prestasi mahasiswanya. Dalam dunia kampus ada banyak cara agar seorang mahasiswa dinilai berprestasi, misalnya saja adalah menang dalam sebuah lomba.

Beberapa tahun terakhir, Unhas gencar dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini bisa dibilang suatu ajang yang bergengsi bagi mahasiswa di Indonesia. Selain pendanaan penelitian,  program yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek dikti) tersebut juga memberikan pengalaman riset yang menjanjikan.

Sayang banget kalau kamu yang tertarik melanjutkan karier di bidang akademik sampai melewatkan program tersebut. Namun dalam pengajuan proposal PKM, mahasiswa dituntut pandai dalam mengusung tema yang menarik. Nah, agar proposal yang akan kamu ajukan bisa menarik perhatian para reviewer PKM dan lolos ke Pekan Ilmiah Nasional (PIMNas), berikut tips dari salah satu juri PIMNas ke-31 di Yogyakarta, Prof Rr Sri Rachma AB MSc.

  1. Harus Punya Niat

Jika ingin memulai suatu pekerjakan kita butuh niat yang besar. Begitu pula dengan pembuatan proposal PKM, kamu harus punya niat yang kuat dalam penyusunannya.  Di tengah penyusunan proposal PKM tentu banyak kendala yang dihadapi. Mulai dari jadwal kuliah yang padat, harus kerja laporan, dan ditambah lagi tugas dari dosen yang semakin menumpuk.

Terhadang hal seperti ini yang akan membuat semangat kamu surut dalam membuat proposal PKM. Sehingga tekad yang kuat akan berperan penting dalam menjaga semangatmu. Menurut Sri Rachma, dalam membuat sebuah proposal PKM, mahasiswa harus punya niat.

“Hal yang sangat penting dalam penyusunan proposal PKM adalah niat dari awal, ketika sudah memiliki niat langsung eksekusi,” jelasnya.

  1. Perhatikan Pedoman Penulisan Proposal PKM

Dalam setiap karya tulis ilmiah, entah itu skripsi, makalah, maupun paper tentu memiliki pedoman dalam penulisannya. Begitupun dengan penyusunan proposal PKM. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam membuat proposal ini, mulai dari penomoran halaman, penulisan nama, hingga tanda tangan pembimbing.

Hal tersebut bisa menjadi sangat fatal rupanya. Dalam pedoman PKM  2017 revisi 1.0 dijelaskan mengenai syarat dan aturan dalam penyusunan proposal hingga sesi akhir yang akan bermuara di PIMNas nantinya.

Hal sekecil apapun itu, kamu harus perhatikan secara detail. Bahkan menurut Guru Besar Peternakan, tahun lalu ia menyeleksi proposal PKM dan mendapatkan kesalahan penempatan nomor halaman, sehingga langsung menggugurkan proposal tersebut.  Kan sangat disayangkan jika proposal yang kita ajukan tidak lolos seleksi hanya karena salah penomoran.

  1. Perhatikan Konten/Isi PKM

Konten dari sebuah proposal PKM yang paling pertama dilihat adalah pemilihan tema dan judul proposal. Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu indikator penilaian proposal PKM adalah pemilihan tema  yang diajukan. Memilih tema yang kekinian bisa saja membuat tim reviewer meloloskan proposalmu.

Namun tidak menutup kemungkinan, tema-tema umum juga kadang bisa lolos pendanaan lho. Dalam hal itu, kamu perlu memperhatikan judul dari proposal yang kamu ajukan. Mengemas judul menjadi menarik bisa membuat proposal kamu memiliki nilai jual. Bahkan menurut Dr Ismail MS, pemateri dalam workshope PKM yang diadakan oleh Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Unhas menjelaskan bahwa, pemilihan judul itu harus seksi.

“Dalam membuat  judul sebaiknya harus seksi, dalam artian harus menarik perhatian tim reviewer,” jelas Ismail.

  1. Jangan Sampai Salah Kamar

Pesan ini disampaikan oleh Sri Rachma saat diwawancarai oleh reporter identitas. Kebanyakan mahasiswa memang salah dalam memilih jenis PKM yang akan dibuatnya. Misalnya saja kamu ingin membuat PKM Pengabdian Masyarakat tetapi proposal yang kamu ajukan lebih tepat di PKM teknologi.

Nah, hal seperti inilah yang sering membuat proposal kamu tidak lolos pendanaan. Makanya ketika kamu bingung mengenai PKM yang akan kamu buat sebaiknya bertanyalah kepada orang yang lebih berpengalaman.

  1. Bangun Mental Juara Dari Sekarang

Ini adalah hal paling penting yang wajib dimiliki oleh para pejuang PKM. Membentuk mental juara dari sekarang bisa membuat kamu menjadi juara kedepannya. Jika memang nantinya kamu tidak mendapat emas di PIMNas, kamu jangan berkecil hati. Karena semua orang yang lolos ke PIMNas sudah menjadi juara dari mahasiswa lain.

Nah itu tadi tips buat kamu, semoga PKM untuk pendanaan 2019 nantinya, proposalmu bisa didanai. Semangat !

BACA JUGA