Follow

Ini 5 Hal yang Identik dengan Mahasiswa

Editor: Fitri Ramadhani | Sabtu, 13 Juli 2019 - 08:20 Wita | 68 Views
Foto : Youthmanual.com

Menjadi mahasiswa tentu menjadi idaman bagi sebagian besar siswa-siswa yang duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) atau setaranya. Berbagai persiapan dilakukan supaya bisa lulus di kampus idaman, salah satunya Unhas. Unhas adalah perguruan tinggi terbaik se- Indonesia Timur.  Nah, bagi kamu yang lulus menjadi mahasiswa baru Unhas, segenap redaksi PK  identitas Unhas mengucapkan selamat datang di kampus merah. Bagi yang belum berkesempatan gabung di Unhas, tetap semangat yah. Karena kesuksesan datang dari diri Anda sendiri.

Selanjutnya, bila berbicara mengenai perkuliahan, dapat ditemukan beberapa perbedaan yang ada di SMA dan saat kuliah. Ada juga beberapa istilah baru yang akan didapatkan dibangku perkuliahan. Malah istilah itu melekat pada  mahasiswa yang menggambarkan jati dirinya dan eksistensinya di kampus tersebut. Apa saja itu ? Berikut kami jabarkan 5 hal yang identik dengan mahasiswa.

1. SKS, KRS, KHS

Foto : news.okezone.com

SKS adalah singkatan dari satuan kredit semester. Tiap mata kuliah memiliki SKS yang berbeda, ibarat bobot studi yang harus dilulusi tiap semester. Semakin banyak jumlah SKS menandakan kamu semakin banyak pertemuan/tatap muka di kelas.

Selanjutnya, KRS yaitu kartu rencana studi yang menunjukkan mata kuliah yang kita ambil dalam semester itu. Selain itu, biasa KRS juga menampilkan jadwal mata kuliah itu dalam sepekan.

Terakhir, KHS ialah kartu hasil studi yang berisikan nilai-nilai mata kuliah yang sudah keluar pada semester. Di sinilah kita melihat hasil studi pada setiap mata kuliah, mirip dengan rapor saat kita sekolah.

2. Kebebasan berpendapat

Foto : Indopos.co.id

Mahasiswa biasa dijuluki agen perubahan (agent of change). Artinya, mahasiswa memiliki peran yang penting dalam masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diberikan kebebasan dalam menyuarakan hak-haknya atau masyarakat di sekitarnya. Berbagai cara penyampaian aspirasi bisa melalui tulisan-tulisan atau langsung turun ke berbicara di tempat publik.

3. Hidup merantau jauh dari orang tua

Foto : harianblora.com

Kebanyakan mahasiswa memilih merantau untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Nah, biasanya di awal merantau, kita akan merasakan seperti culture shock, homesick, kesulitan beradaptasi, dan sebagainya. Inilah bakal melatih kemandirian dan meningkatkan kualitas mahasiswa itu sendiri. Selain itu, banyak juga mahasiswa berasal dari desa yang bertujuan untuk menimba ilmu jauh kekota untuk membantu ekonomi keluarga dan kembali memajukan desanya.

4. Mahasiswa kura – kura

Foto : idntimes

Salah satu istilah yang paling populer untuk mengidentifikasi para mahasiswa yang sering “Kuliah Rapat”. Banyaknya kegiatan yang ada pada kampus sebagai wadah untuk mahasiswa agar berkembang membuat sebagian mahasiswa disibukkan dengan kegiatan tersebut. Mahasiswa kura kura dapat diartikan sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi.

5.Mahasiswa kupu – kupu

Foto : Okezone News

Berbeda dengan mahasiswa kura kura, mahasiswa kupu kupu memiliki arti sebagai mahasiswa “Kuliah Pulang” artinya mahasiswa yang sesudah kuliah langsung pulang ke rumah. Mahasiswa tipe ini biasanya memilih untuk tidak mengikuti kegiatan non akademik di kampus. Meskipun predikat mahasiswa kupu kupu kadang memberikan aura negatif tapi tidak bisa juga dijadikan sebagai rujukan bahwa mahasiswa kupu – kupu  itu tidak produktif.

6. Terikat dengan stres

Foto : kepridays.co.id

Setiap pelajar pasti pernah stres dan ini merupakan fakta. Banyak pelajar ( termasuk mahasiswa ) yang bunuh diri karena tidak bisa mengatasi masalahnya. Pernah nonton 3 idiots ? Film terkenal dari bollywood yang menampar sistem pendidikan yang ada, dimana dalam salah satu scene tokoh utamanya berkata kepada gurunya “Polisi akan mengidentifikasi ini sebagai bunuh diri, tapi saya tahu ini adalah pembunuhan karena anda telah membunuhnya !!

Bukan bermaksud menakut – nakuti tetapi kehidupan perkuliahan memang tidak semanis ekspektasi kita. Senior yang kejam (tidak semuanya), perubahan lingkungan baru, makanan, uang jajan yang cepat habis sampai rindu akan orang tua. Berbagai macam masalah yang ada akan menuntut kita untuk memiliki problem solving yang tepat. Berbagai jenis masalah yang dapat mendatangkan stres sampai dapat membuat depresi tentu harus kita atasi dengan baik agar kita tidak menyesal di masa depan.

M14

BACA JUGA