Follow

Jangan Takut Menganggur, Persiapkan 5 Hal Ini Sebelum Lulus Kuliah

Editor: Sri Hadriana | Sabtu, 08 Desember 2018 - 12:14 Wita | 240 Views
Foto: CewekBanget.ID

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, tingkat pengangguran lulusan universitas meningkat selama Februari 2017 hingga Februari 2018. BPS menyebutkan, persentase pengangguran naik sebesar 1,13 persen atau dari 5,18 persen menjadi 6,31 persen.

Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai  perguruan tinggi peringkat 8 tingkat nasional tentu tidak lepas dari data yang dilontarkan oleh BPS. Ditambah, Unhas memiliki jumlah mahasiswa yang besar. Tercatat, setiap tahunnya, Unhas meluluskan sekitar 4000 mahasiwa.

Persaingan ketat di dunia kerja mengharuskan mahasiswa memiliki potensi lebih. Kemampuan itu sebaiknya dipersiapkan sebelum mahasiswa lulus. Lantas, apa saja yang seharusnya kamu persiapkan sebelum lulus kuliah? Berikut beberapa hal yang bisa menjadi referensi mahasiswa Unhas.

  1. Pilih karir yang tepat sejak di bangku kuliah

Foto: economy.okezone.com

Bagi kamu yang ingin memiliki karir sukses setelah lulus kuliah, maka biasakan dari sekarang. Memilih karir sejak dini adalah satu langkah untuk menjadi sukses di kemudian hari. Misalnya saja, jika kamu ingin menjadi jurnalis maka bisa memilih salah satu lembaga kemahasiswaan di Unhas, seperti PK identitas yang melatih kamu dalam dunia kepenulisan berita dan redaksi.

Selain itu, yang ingin mengambil profesi kedokteran ataupun keperawatan nantinya, kamu bisa memperdalam ilmunya melalui organisasi keprofesian seperti Siaga Ners Unhas dan Tim Bantuan Medis (TBM) Calcaneus Fakultas Kedokteran Unhas.

 

  1. Memperbaiki kualitas kompetisi diri

Foto: identitas/Arisal

Rasa bangga kuliah di Unhas itu tidak cukup, kamu juga perlu meningkatkan kualitas diri, baik hardskill maupun softskill. Setiap mahasiswa  bisa melatihnya melalui program internship, kegiatan sosial proyek, dan aktif di organisasi.

Unhas sendiri menyediakan berbagai fasilitas yang memadai untuk mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Jadi, mulailah untuk meningkatkan kemampuan yang kalian miliki sejak dini, baik itu hardskill maupun softskill agar nanti menjadi seorang mahasiswa yang produktif di kampus.

 

  1. Membiasakan perilaku saving dan komitmen untuk berinvestasi

Foto: AsianBrainHippo.com

Selama menjadi mahasiswa, kebiasaan menabung yang dikelola dengan baik akan memberikan dampak jangka panjang nantinya. Misalnya saja setelah kamu lulus kuliah, maka sudah ada tabungan untuk bisa dipakai mendaftar di pasca sarjana.

Komitmen untuk berinvestasi juga memiliki dampak jangka panjang ke depannya, seperti saat kamu membeli aset tetap, menabung saham dan kegiatan investasi lainnya.

  1. Kepoin DAPK Unhas

Foto: Direktorat Alumni dan Penyiapan Karir

Sebagai salah satu universitas ternama di Indonesia, hampir setiap sistem yang ada di Unhas sudah berbasis teknologi, baik itu proses pembelajaran maupun absensinya.

Selain itu, Unhas juga mengambil andil dalam hal karir alumninya. Adapun langkah yang dilakukan Unhas untuk mengatur dan menyiapkan karir adalah melalui Direktorat Alumni Dan Penyiapan Karir (DAPK) Unhas. Direktorat tersebut memiliki beberapa program kerja di antaranya, menyediakan informasi terkait lowongan kerja secara umum maupun khusus untuk lulusan Unhas. Hal itu dilakukan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Linkind dan website.

Selain itu, Unhas juga memberikan persiapan sejak dini sebelum memasuki dunia kerja seperti pelatihan pembuatan CV, interview, pelatihan psikotes dan kebutuhan lainnya. Kemudian, melakukan campus hiring, di mana Unhas mengadakan kerjasama dengan perusahaan atau institusi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Salah satu langkah yang dilakukan Unhas adalah mengadakan Unhas Expo. Tak hanya itu Unhas juga melakukan, treasure study untuk mengidentifiksi kebutuhan alumni yang telah sukses berkarir di dunia professional, sehingga dapat membantu menyerap lulusan-lulusan baru Unhas.

  1. Ikut magang atau part time

Foto: CewekBanget.ID

Seperti halnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kamu juga bisa melakukan magang di perusahaan atau instansi yang bersangkutan dengan bidangmu. Misalnya saja, jika kamu mahasiswa Fisika, terdapat mata kuliah Kerja Praktek Fisika.

Nah, kamu bisa melakukan penelitian  di  instansi yang bersangkutan, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) atau PT Semen Tonasa. Hal tersebut berfungsi untuk membangun jaringan yang luas ke depannya. Agar nantinya, saat mencari pekerjaan ataupun sejenisnya maka tidak repot lagi.

Penulis: Wandi Janwar

BACA JUGA