Cerpen

Luka Hati

Hujan turun sangat deras. Musim hujan sepertinya akan menenggelamkan daerah ini. Aku berharap-harap cemas akan nasib tambak bandeng yang kini dipenuhi air hujan. Airnya yang semakin tawar bisa-bisa mematikan nener yang baru kutebar sebulan lalu. Dari tepi jalan, aku memandangi tambak itu. Permukaan air sudah hampir rata dengan pematang-pematangnya. Hatiku semakin ciut melihat curah hujan […]

Aku Memang Pecundang!

Suasana cerah di sore itu. Andri, lelaki paruh baya itu, tampak menikmati secangkir kopi hitam yang masih mengeluarkan sedikit kepulan asap. Sesekali mengisap rokok, sambil serius menyimak berita sensasi lewat layar kaca gawainya. Tiba-tiba muncul jagoannya satu-satunya, Wandy. Dia langsung menyerbu bapaknya, Andri. Memeluk erat, terlalu gembira, dengan nafas tersenggal-senggal. “Tenang dulu. Ada kabar apa […]

Gadis Pagi Itu

Pagi selalu menjadi lukisan hidup terindah di awal hari. Mentari mulai meninggi sehingga kain merah dibuka perlahan. Lelaki tua berkaca mata itu melangkah menuju pintu. Tangannya meraih papan penanda lalu membalikkannya. Dia menatap pemandangan luar sambil menghembuskan napas berat. Orang-orang berlalu-lalang. Mereka mengejar mimpi atau membereskan beberapa urusan, kupikir begitu. Di seberang jalan sana gadis […]

Hati yang Berkeping

Halaman dipenuhi mobil-mobil yang ditempeli merek sebuah production house. Tampaknya ada kegiatan shooting di wilayah kampus, tepatnya di Fakultas Ilmu Budaya, sehingga Ika memilih turun di depan gerbang fakultas. Kepalanya dengan dahi diperban, dipenuhi berbagai pikiran ketika menyeberang dari gerbang menuju ke gedung kampus. Dia sama sekali tidak peduli ketika beberapa pasang mata memperhatikannya. Dia […]

EFEK

Tingginya tingkat kemiskinan dipengaruhi oleh kehadiran disabilitas. Aku menyambar surat kabar yang sejak tadi di atas meja. Aku sudah mengetahui keberadaannya, hanya saja banyak hal di kepala yang memaksaku kehilangan fokus. Setelah berhasil mengalahkan kecamuk di batin, mataku secara otomatis membaca judul koran lokal hari ini. Disabilitas atau difabel selalu menjadi bahan pembicaraan yang menarik. […]

Aku Telah Membunuhnya

Alunan musik meraba lembut masuk ke telinga. Melow, membuat pendengarnya seakan terbuai dalam opera Yunani kuno. Air laut pun seakan menenangkan suasana. Riaknya tak menghancurkan hening yang begitu indah. Eren mengangkat tangan kecilnya meraba setiap angin yang lewat dengan kerutan di wajahnya menandakan kepuasan. “Lihat sebentar lagi matahari terbenam!” Teriaknya mengagetkanku. Langit bercampur aduk dengan […]

Melacak L Borium

Fajar menyingsing dari kejauhan, mengingatkan hari baru dan kota baru yang akan kutempati mengabdi. Setelah aktifitas pagi kulakukan, seperti biasanya kuberanikan diri untuk pergi berjalan-jalan di sekeliling kota untuk menyesuaiakan diri dengan lingkungan sekitar. “ Kenapa sampai begini. Apa salahku Tuhan?,” keluh seorang ibu sambil terisak-isak “Ada apa bu? Apa yang ibu tangiskan?,” tanyaku dengan […]

Luka Hati


Ayu Lestari
Kamis, 06 Februari 2020 | 11:30 Wita

Aku Memang Pecundang!


Ayu Lestari
Sabtu, 25 Januari 2020 | 07:30 Wita

Gadis Pagi Itu


Ayu Lestari
Selasa, 14 Januari 2020 | 09:08 Wita

Hati yang Berkeping


Ayu Lestari
Sabtu, 04 Januari 2020 | 06:30 Wita

EFEK


Fatyan
Senin, 11 November 2019 | 14:11 Wita

Aku Telah Membunuhnya


Fatyan
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 16:34 Wita

Melacak L Borium


Fatyan
Selasa, 17 September 2019 | 20:00 Wita

Warisan dari Kinanti


Fatyan
Rabu, 28 Agustus 2019 | 17:50 Wita

Kuingin Menikahimu, Kirana!


Fatyan
Kamis, 09 Mei 2019 | 17:27 Wita

Kecewa


Fitri Ramadhani
Rabu, 01 Mei 2019 | 09:00 Wita

TERPOPULER