Puisi

KALAH

Di antara pohon dan rerumputan Kau menimbang-nimbang Manakah yang lebih pantas kau Sandingi? Kau takut salah pilih   Kau betanya-tanya pada udara yang tuli Siapakah yang terbaik di antara pohon dan rerumputan? Lalu udara berhembus Pergi meninggalkanmu sendiri   Di antara pertanyaan-pertanyanmu, Semuanya memilih beku Kau menghujat, mencaci maki dengan kalap Menghantam semuanya untuk menjawab […]

Kala Semesta Bercerita

Aku berbaring di bawah rindangnya langit Merasakan wanginya hembusan angin laut Dan menikmati merdunya alunan partitur ombak   Aku bertanya pada diriku Apakah kebaikan itu lahir dari kebahagiaan? Apakah kebahagiaan itu harus lahir dari keserakahan? Dan apakah keserakahan akan menghasilkan kebaikan pada epilognya?   Semesta menyelinap masuk ke pikiranku Aku membayangkan tangisan burung yg berkicau […]

Perantara Ilaihi

Ketika hariku terus berganti Kau selalu hadir menemani. Di saat hatiku terasa mati Kau hidupkan dengan cinta Sang Ilahi.   Kau ibarat hujan yang datang di kemarauku, Membasahi hati yang telah lama kering, Menyirami semangat yang hampir mati. Penyejuk suasana dalam kegerahan.   Ketika diriku belum bisa berada di jalan lurus-Nya, Tarik tanganku untuk keluar […]

Mengata Cerita Kita

Kau luka yang berlagu Aku pelaku penuh ragu Jadikan diriku pembunuh Cabut duriku dari pembuluh Hatimu belukar yang mengakar Dan belikat yang merekat Heningmu: masaku Taringku: bisamu Kita api yang padam Atau sepi pendendam Gaung ceritanya tertidur lelap Liang katanya terkubur lenyap Titik lahir dari penghujung Terpetik akhir tanpa sanjung Tetes terakhir air mata Merintis […]

Telah Engkau Tikam -Rahim Peradaban-

Lagi, tenun sejarahmu ternoda, hai bangsaku! Telah terkoyak ia, digempur sangkur dan gizi buruk! Terhuyung dan bingung tercekik investasi Limbung ditelan rerimbun undang-undang Lapuk oleh air mata serta keringat petani dan nelayan Terhimpit kebohongan yang menggurat dalam layar kaca   Di manakah keadilan untuk rakyatku, wahai para pe-mimpi-n? Sebab neraca ketimpangan kian meluncur kepada ketidakadilan […]

Noktah  Surabaya

Nanar tatapmu malam itu Kulihat jua noktah yang sengaja kau endapkan dalam gelisah kamar 3×4 meter itu seolah peti yang siap hantarkan tubuh kaku pada tanah merah Aku tak sakit, hanya ada ruang yang retak yang dihempas ombak kebencian Pada luka yang enggan mengalirkan darah Pada mata yang sungkan mengalirkan sungainya Biarkan lara itu bermuara […]

Suara Sunyi Demokrasi

Sebab hari itu si tuan ceria menjamah Lalu siapa yang gengsi, mengepal suara aksi? Jangan-jangan adalah hujan? Maka lekas luntur wajah-wajah kami yang mengaku idealis.   Sebab hari itu, maka sekumpulan tuan berseragam ikut ambil bagian, pasang badan  pun laras panjang Atau sebatas itu saja kenikmatan demokrasi bangsa ini, tuan?   Kenang.. genangan pun kian […]

KALAH


Ayu Lestari
Minggu, 07 Oktober 2018 | 10:00 Wita

Kala Semesta Bercerita


Ayu Lestari
Sabtu, 06 Oktober 2018 | 10:00 Wita

Perantara Ilaihi


Fitri Ramadhani
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 05:15 Wita

Mengata Cerita Kita


Ayu Lestari
Selasa, 31 Juli 2018 | 05:35 Wita

Telah Engkau Tikam -Rahim Peradaban-


Fitri Ramadhani
Sabtu, 21 Juli 2018 | 05:30 Wita

Noktah  Surabaya


Ayu Lestari
Sabtu, 23 Juni 2018 | 09:04 Wita

Suara Sunyi Demokrasi


Ayu Lestari
Minggu, 20 Mei 2018 | 03:40 Wita

(RE)VISI


Ayu Lestari
Minggu, 29 April 2018 | 17:53 Wita

Monolog Pemimpin Boneka


Ayu Lestari
Minggu, 04 Maret 2018 | 22:47 Wita

Kampret


Ayu Lestari
Minggu, 04 Februari 2018 | 05:00 Wita