Follow

Marsinah

Editor: Melika Nur Jihan | Selasa, 19 Mei 2020 - 14:56 Wita | 159 Views
Sumber ilustrasi : tirto.id

Gemuruh perebutan hak atas nama buruh

Dengan perkasa kau memegang cempurit

Bersuara lantang “Marsinah Menggugat”

Rapuh sudah hukum di negerimu

 

Huru-hara pembantaian membabi buta

Kau diperkosa atas nama keadilan

Ditembaki atas nama perjuangan

Menyeret kematianmu dalam remang-remang

 

Hari berganti minggu, bulan berganti tahun

Hasil gugatan yang kau suguhi kematian

Tak lekas jua menemukan titik terang

Para predator berpesta riang di gubuk persembunyian

 

Hingga detik ini, tak satupun mampu menampakkan

Dan merobek kebengisan yang menghadirkan titik terang

Mungkin dikubur di bawah lapisan inti bumi?

Lalu di gembok dengan kekuasaan!

 

Marsinah, meski ragamu telah lebur

Namun, sisa-sisa perjuanganmu tetap abadi

Potretmu tak luntur, tersebar dimana-mana

Tetap menjadi rantai dalam ingatan

 

Penulis : Fika Saputri,

Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya,

Angkatan 2018

BACA JUGA