Follow

Profesor Jepang Kenalkan Bahasa Program Komputer ke Mahasiswa MIPA

Editor: Wandi Janwar | Rabu, 09 Oktober 2019 - 20:11 Wita | 111 Views
Dokumentasi Pribadi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan workshop dengan tema, “International Workshop on Fundamental IoT and Robotics”. Kegiatan yang menghadirkan pemateri asal Jepang, Prof Kazuaki Tanaka dari Kyutech (Kyushu Institute of Technology) berlangsung di Science Building FMIPA, Rabu (09/10).

Internet of Things (IoT) merupakan tren baru yang sangat mewarnai dunia komputasi dan digitalisasi dewasa ini. Kegiatan workshop dimulai dengan pemaparan materi pengantar kepada peserta. Dalam materinya, Prof  Kazuaki menjelaskan penggunaan bahasa programming mruby pada perangkat IoT serta implementasinya.

Mruby adalah salah satu bahasa programming lebih kecil dari Ruby dan banyak digunakan dalam pembuatan teknologi digital, seperti pembuatan games, pembuatan robot, Network router, GUI libraries, dan sebagainya.  Bahasa programming ini memberikan kemudahan dan sifatnya yang mudah dikontrol.

Mruby  bahasa programming yang mudah digunakan, mudah untuk dibaca, memberikan banyak manfaat bagi perangkat lunak lain, mudah dikontrol,  memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menambah fitur baru, ukuran memorinya lebih kecil. Pada dasarnya penggunaan mruby untuk perangkat IoT akan memberikan banyak kemudahan,” jelas Prof Kazuaki dalam rilis yang diterima identitas.

Armin Lawi, salah satu dosen FMIPA sekaligus koordinator kegiatan menjelaskan, workshop tersebut menjadi salah satu wadah memperkenalkan program IoT kepada mahasiswa. Sehingga mahasiswa memiliki pengetahuan dan informasi baru untuk peningkatan kualitas mereka.

“Kegiatan ini diperuntukkan untuk mahasiswa semester awal yang tertarik mengenai IoT. Sebenarnya, selain memberikan ilmu mengenai pokok pembahasan hari ini, kehadiran Prof Kazuaki juga ingin merekrut mahasiswa untuk lanjut studi di tempatnya. Lebih spesifiknya bergabung di lab yang beliau pimpin. Harapan kita tentunya banyak mahasiswa yang tertarik. Karena ini bisa menjadi langkah yang baik untuk mahasiswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan,” jelas Armin.

Usai pemaparan materi, Prof Kazuaki kemudian melakukan demonstrasi sekaligus mengajarkan kepada peserta yang hadir mengenai implementasi bahasa programming mruby.

Wandi Janwar

BACA JUGA