Follow

Satpam Unhas Bekuk Dua Pelaku Pencuri Motor

Editor: Wandi Janwar | Rabu, 06 Maret 2019 - 23:35 Wita | 253 Views
Pelaku pencurian motor di Kampus Tamalanrea Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil dibekuk Satuan Pengamanan (Satpam) di depan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Rabu (6/2). FOto: Santika/Identitas

Pelaku pencurian motor di Kampus Tamalanrea Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil dibekuk Satuan Pengamanan (Satpam) di depan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Rabu (6/2).

Sekitar pukul 20.15 Wita, pelaku pencurian yang berinisial HMZ dan JPR masuk ke Kampus Unhas. Dengan bermodalkan nekat, mereka kemudian berkeliling mencari motor yang bisa dicuri. Tim Khusus Pengamanan Tertutup (Timsus Pamtup) Unhas yang sedang berjaga, merasa curiga dengan gerak gerik mereka.

Ridho, salah satu Timsus Pamtup kemudian membagi anggotanya menjadi dua kelompok untuk mengikuti pelaku. Setelah 10 menit, akhirnya mereka berhasil membekuk pelaku di parkiran FIB Unhas. Kedua pelaku itu lalu diinterogasi dan ditemukan kunci T sebagai barang bukti. Saat diinterogasi, salah satu pelaku melakukan perlawan dan berhasil meloloskan diri, sedang temannya diamankan oleh Satpam.

“Saat kami menginterogasi mereka, salah satu pelaku melakukan perlawanan dan melarikan diri ke arah Gedung Registrasi (Gedreg) Unhas,” ungkap Ridho.

Lebih lanjut  Ridho menjelaskan setelah salah satu pelaku kabur, ia kemudian menghubungi Kepala Jaga Regu tiga, Kasmin untuk melakukan pengejaran dan mengepung Gedreg. Setelah diselediki, ternyata pelaku bersembunyi di bawah pohon bambu, dekat penjernihan air.

Dari hasil interogasi yang dilakukan, ternyata pelaku telah menjalankan aksinya sebanyak dua kali di  Unhas, yakni di depan Masjid Kampus dan Gelanggang Olahraga.

“Setelah kami melakukan interogasi, ternyata mereka sudah dua kali mencuri motor di Unhas. Satu motor Yamaha Vega dan satunya lagi motor Yamaha Jupiter Z, ” jelasnya.

Di akhir wawancara, Ridho mengimbau semua sivitas akademika Unhas berhati-hatil dalam memarkir kendaraan. Bila kegiatannya sampai malam, sesekali mengecek keberadaan kendaraan, jika perlu memakai kunci pengaman tambahan.

“Kalau ada kegiatan sampai malam, sesekali kalian harus mengecek kendaraan. Sebab pencuri itu tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka kunci setang motor,” tutupnya.

Wandi Janwar

BACA JUGA