Follow

Sebelum Puan Pergi

Editor: admin | Senin, 23 September 2019 - 20:00 Wita | 155 Views
Sumber Gambar: tirto.id

Anak hari, matahari sudah akan berpulang

Memberi salam, meninggalkan jejak-jejak senja

Waktu Puan sudah akan berlalu

Puan sudah sangat jauh, menerjang hari

 

Tak terdengar lagi suara Puan mengisi rongga hati

Kecemasan menyeruak mengisi pembuluh darah

Mugkin tak Puan dengar, setiap hembusan nafas meminta Puan tak pergi

Salahkah sebelum Puan pergi, aku menuntut mesra?

 

Memberi kesempatan membuat kenangan bersama Puan

Lalu kita biarkan waktu semakin berlalu

Membiarkanya membuat kita sama melupa

Merelakan kenangan menguap dalam kebisuan

Sehingga Semakin lupa, kita tak bisa lagi berharap

Penulis

Achmad Fudail

Mahasiswa Departemen Sastra Jepang

Fakultas Ilmu Budaya

Angkatan 2019

.

 

BACA JUGA