Sertifikat DELF, Modal Kompetensi Bahasa Prancis

Saat ini, pemahaman akan banyak bahasa sangat dibutuhkan. Hal tersebut harus dibuktikan dengan sertifikat yang didapatkan melalui rangkaian tes. Menyadari hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Sastra Prancis (Himpra) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas mengadakan kelas persiapan Diplôme d’études En Langue Française (DELF), Sabtu (20/2).

Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom ini dipandu oleh pengurus Himpra, Andi Alief Ahdab dan menghadirkan mahasiswa Sastra Prancis Unhas, Nadhira Noor R Sidiki sebagai salah satu narasumber. Dalam pemaparannya, Nadhira mengungkapkan, kegiatan kelas persiapan serupa sudah dilakukan sebelumnya guna mempersiapkan diri.

“Sebelumnya, kami juga membuat kelas bagi mahasiswa aktif Sastra Prancis Unhas. Kali ini, pelatihan lebih dikhususkan untuk warga Himpra untuk menghadapi DELF atau tes kemampuan berbahasa Prancis,” jelas Nadhira.

Lebih lanjut, Mahasiswa Berprestasi Satu Fakultas Ilmu Budaya tahun 2020 tersebut menjelaskan, DELF adalah ijazah resmi yang diterbitkan dan dijamin oleh Centre International d’Etudes Pédagogiques (CIEP). Lembaga itu merupakan lembaga sertifikasi kompetensi bahasa Prancis untuk penutur non-frankofon.

“Sertifikat pengakuan bahasa saat ini sangat diperlukan untuk mahasiswa yang ingin berkuliah di Prancis atau negara lainnya. Sertifikat bahasa juga bisa digunakan untuk melamar kerja, seseorang akan dinilai lebih kompeten dan profesional,” ujar Nadhira.

Selain itu, ia menyampaikan, sertifikat DELF berlaku selamanya. Bagi siapapun yang telah mengikuti tes level tertentu semisal B1 atau A2, tidak perlu mengikuti tes lagi di kemudian hari.

“Jika belum pernah mencoba tes DELF, setidaknya coba dulu. Jangan batasi diri dan merasa tidak bisa padahal belum mencoba,” imbuh Nadhira menyemangati.

Kegiatan tersebut dilajutkan dengan latihan soal yang melibatkan diskusi antara pemateri dan peserta kelas persiapan bahasa.

Anisa Luthfia Basri

Written by

nadhirasidiki98@gmail.com

No comments

LEAVE A COMMENT