Follow

Teater Binome, Membungkus Hasil Penelitian dengan Artistik

Editor: Fitri Ramadhani | Kamis, 31 Oktober 2019 - 14:55 Wita | 82 Views
Kelompok teater Les Sens Des Mots sedang memainkan perannya di Aula Prof Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya Unhas. Foto : Usman/Identitas

Institut Francais Indonesia (IFI) bekerja sama dengan Warung Prancis Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Teater Sains dengan tema “Binome”. Penampilan tersebut dibawakan oleh kelompok teater Les Sens Des Mots, di Aula Prof. Mattulada Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Kamis (31/10).

Teater Sains ini merupakan hasil pertemuan penulis naskah, Thibault Rossigneux dan peneliti Etnobiologi dari badan penelitian untuk pembangunan Prancis, Edmond Dounias secara singkat. Kemudian, Thibault, begitu kerap disapa, ditantang untuk membuat karya dari hasil pertemuannya dengan Edmond, panggilan akrabnya.

Pramenda Krisna selaku penerjemah dari sutradara teater sains tersebut mengungkapkan pementasan ini dilakukan sebagai pertemuan akbar antara Prancis dan Indonesia dalam bidang sains dan teknologi dalam rangka ‘Join Working Group’.

“Acara ini merupakan acara tahunan, setahun lalu diadakan di Prancis, kebetulan tahun ini di Indonesia, tepatnya Unhas Makassar,” jelas Krisna sapaan akrabnya.

Selain itu “Binome” ini terbagi dalam dua sesi, sesi pertama lebih banyak bercerita tentang tumbuhan Etnobiologi, sedangkan di bagian kedua itu lebih banyak mengungkapkan hasil pengelolaan bahan Etnobiologi tersebut menjadi bahan pangan. Namun, keduanya menceritakan hasil pertemuan antara peneliti suatu bidang tertentu dengan seorang penulis naskah yang berbeda-beda, sebagai upaya mempertemukan sains dan seni dengan publik.

Lebih lanjut, Krisna mengatakan bahwa biasanya hasil penelitian disampaikan secara scientific dan jarang diketahui oleh publik, dan lewat teater ini, pesan dari peneliti dibungkus dengan artistik.

“Jadi ada sesuatu yang baru, teater ini menyampaikan pesan dari peneliti yang dibungkus karya kreatif mereka (red : kelompok teater Les Sens Des Mots) kepada publik,” tutupnya.

                                                                          M15

BACA JUGA