Follow

Telah Engkau Tikam -Rahim Peradaban-

Editor: Fitri Ramadhani | Sabtu, 21 Juli 2018 - 05:30 Wita | 255 Views
ilustrasi/Nawir

Lagi, tenun sejarahmu ternoda, hai bangsaku!

Telah terkoyak ia, digempur sangkur dan gizi buruk!

Terhuyung dan bingung tercekik investasi

Limbung ditelan rerimbun undang-undang

Lapuk oleh air mata serta keringat petani dan nelayan

Terhimpit kebohongan yang menggurat dalam layar kaca

 

Di manakah keadilan untuk rakyatku, wahai para pe-mimpi-n?

Sebab neraca ketimpangan kian meluncur kepada ketidakadilan

Sebab penggarap -di negeri yang konon agraris ini-

Hidup di bawah ketukan hakim-tuhankah mereka?

Sebab anak-anak bangsaku – di setiap lampu merah jalanan- menadah minta makan

Sebab para pencari keadilan dilindas impunitas

 

Dan engkau, yang adalah duri dalam daging sejarah bangsaku,

Telah kau tikam satu rahim pencipta peradaban:

Kemanusiaan –yang diterkam ke-bijak(?)-anmu!

 

Penulis :Wiwiniarmy Andi Lolo, 

Anggota Lingkar Advokasi Mahasiswa (LAW) Unhas dan

Anggota UKM Menulis Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya

Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris

Angkatan 2013.

BACA JUGA