UKM LDM Gamis Kehutanan Unhas Bahas Pengelolaan Lingkungan dalam Perspektif Islam

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Mahasiswa Gamis Kehutanan Universitas Hasanuddin (UKM LDM Gamis Kehutanan Unhas) mengadakan Webinar untuk pertama kalinya. Kegiatan ini merupakan program kerja Departemen Dakwah dan Humas yang dilaksanakan melalui via Zoom untuk Ikhwah, serta ditayangkan secara langsung di kanal Youtube untuk Akhwat, Ahad (11/10).

Kegiatan tersebut mengusung tema, “Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Perspektif Islam dan Kebijakan Kehutanan”. Adapun pemateri yang hadir yaitu Dosen Fakultas Kehutanan Unhas, Prof Dr Yusran SHut MSi dan Dosen STIBA Makassar, Ust Ariesman M STP MSi.

Melalui tema itu, Ketua Panitia, Diky Wahyudi menyampaikan latar belakang diadakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, mereka mencoba membahas tentang lingkungan karena belakangan ini menjadi topik hangat. Misalnya saja, rusaknya lapisan ozon, perubahan ekologi, pemanasan global dan efek rumah kaca.

“Belakangan juga banyak kerusakan yang terjadi akibat ulah tangan manusia. Semoga ini bisa menjadi bahan instrospeksi diri bagi mereka untuk menjaga lingkungan,” jelasnya.

Pada sesi pertama, Prof Yusran menjelaskan bahwa banyak pendekatan pengelolaan lingkungan, seperti pendekatan ekologis, teknologi, ekonomis, Socio-Kultural, Institusi atau Socio-Politis. Namun, menurutnya yang paling dahsyat adalah pendekatan Socio-Kultural, karena di dalamnya membahas tentang bagaimana peran Islam untuk memelihara lingkungan hidup.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan tentang pandangan Islam mengenai pengelolaan lingkungan hidup. “Dalam pandangan Islam manusia adalah makhluk terbaik di antara semua ciptaan Tuhan dan memegang tanggung jawab mengelola bumi. Olehnya itu, semua yang ada di bumi diserahkan untuk manusia,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan beberapa potongan ayat Alquran terkait lingkungan, “intinya persoalan lingkungan sangat jelas diatur dalam Alquran oleh Allah,” terangnya.

Pada sesi kedua, Ust Ariesman menjelaskan penciptaan manusia dan perintah untuk menjaga lingkungan. “Allah menciptakan kita dalam keadaan baik dan seimbang, maka kita diberikan tugas untuk menjaga dan memelihara lingkungan. Ini amanah dari Allah Subhana Waa Ta’ala,” ucapnya.

Menurut penjelasannya, ketika kita mensyukuri dengan menjaga lingkungan, maka alam akan baik kepada manusia. Sedangkan jika berbuat buruk pada lingkungan, alam juga akan berbuat demikian. “Mudah-mudahan Allah Subhana Waa Ta’ala senantiasa memberikan kita pemahaman untuk menjaga lingkungan. Berlaku baik pada lingkungan, Insyaa Allah dampaknya juga akan kita rasakan,” tutupnya.

M127

No comments

LEAVE A COMMENT