Follow

Unhas Berlakukan Stiker Hologram dan Entry Pass untuk Keluar Masuk Kampus

Editor: Wandi Janwar | Rabu, 15 Juli 2020 - 16:10 Wita | 473 Views
Dokumentasi humas

Salah satu respon dalam  memutuskan rantai penyebaran covid-19 yang mewabah di lingkungan kampus, Unhas memberlakukan kebijakan baru untuk akses masuk dan keluar wilayah kampus. Hal ini berlaku di lingkungan Kampus Unhas Tamalanrea maupun Kampus Fakultas Teknik Unhas di Gowa.

Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah PhD, menjelaskan bahwa sebenarnya Unhas sudah lama bermaksud melakukan pengaturan akses masuk keluar kampus.  Namun keinginan tersebut dibatasi oleh berbagai pertimbangan, misalnya kesiapan transportasi publik dalam kampus, dan akses bagi masyarakat.

“Kebetulan kita mendapatkan momentum, dimana situasi pandemi berdampak pada pengaturan akses keluar masuk kampus. Pada jangka pendek, kebijakan ini berkaitan dengan upaya membatasi sebaran Covid-19. Namun pada jangka panjang, hal ini untuk meningkatkan dan mempertahankan suasana kampus yang lebih nyaman,” kata Suharman.

Tujuan pengaturan akses ini dimaksudkan untuk membatasi jumlah kendaraan yang beroperasi di dalam wilayah kampus Unhas.  Hal ini dapat mengefektifkan pemanfaatan lahan parkir, memaksimalkan pengelolaan parkir, serta mengurangi polusi akibat asap kendaraan bermotor.

Secara garis besar, beberapa hal yang akan diatur berkaitan dengan akses keluar masuk kampus di antaranya, ases masuk kampus Unhas menerapkan sistem satu pintu masuk dan keluar.  Untuk kampus Unhas Tamalanrea, akses masuk hanya melalui Pintu 1.  Sementara Pintu 0 (jalur samping kampus) Pintu 2 (jalur Rumah Sakit) akan ditutup permanen.

Selain itu, kendaraan yang masuk wilayah Kampus Unhas diprioritaskan untuk kendaraan sivitas akademika, yaitu kendaraan yang memiliki stiker berhologram.  Stiker ini dapat diperoleh pada unit kerja masing-masing, dimana setiap orang hanya boleh memiliki satu stiker.

Pengunjung/ tamu yang menggunakan kendaraan akan diberikan Entry Pass di Pintu 1 (pintu masuk), dengan sebelumnya menitipkan kartu identitas diri.  Entry Pass ini dapat diambil kembali setelah keluar dari wilayah kampus. Untuk stiker berhologram bagi mahasiswa yang menggunakan kendaraan pribadi akan dibagikan pada saat masa kuliah dimulai, dengan pengaturan sesuai kebutuhan.

Sedangkan transportasi online, jasa pengantaran (termasuk ekspedisi dan kurir) akan diterapkan kebijakan yang sama sebagai pengunjung / tamu. Dan kebijakan pengaturan masuk wilayah kampus ini diterapkan selama masa pandemi dan seterusnya, yang akan diintegrasikan dengan penggunaan transportasi publik/bus keliling kampus.

Suharman menegaskan bahwa kebijakan penggunaan stiker berhologram maupun Entry Pass akan diawasi secara ketat oleh satuan pengamanan.  Masyarakat maupun sivitas akademik Unhas diharapkan dapat menjalankan mekanisme ini sebagai upaya bersama untuk memastikan kampus menjadi kawasan ramah lingkungan dan kondusif.

“Perlu kami tegaskan bahwa stiker berhologram yang dibagikan ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.  Penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak dapat berakibat pada pencabutan atau pembatalan stiker,” kata Suharman.

Wandi Janwar

BACA JUGA