Follow

Unhas Rekrut Satpam Perempuan Tuk Dampingi Rektor

Editor: Khintan | Jumat, 26 Oktober 2018 - 22:00 Wita | 105 Views
Sekitar pukul 12.40 Wita, pihak Unhas melakukan seleksi untuk perekrutan anggota Satpam perempuan. Foto: Wandi Janwar/Identitas.

Kasus kriminalitas di daerah Universitas Hasanuddin (Unhas) kerap kali terjadi. Pelaku kejahatan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari perempuan, remaja hingga pria dewasa. Berdasarkan data tahunan Satuan Pengamanan (Satpam) Unhas tahun 2016 tercatat sekitar 72 kasus kejahatan telah terjadi. Sedangkan di tahun 2017 mengalami penurunan sekitar 5 kasus.

Dalam terbitan identitas pada hari Jumat (12/01), Unhas berencana merekrut Satpam perempuan. Namun hingga delapan bulan kemudian belum ada tanda-tanda perekrutan ini.

Siang kemarin, Kamis (25/10), isu tekait perekrutan Satpam perempuan di Unhas akhirnya terjawab. Sekitar pukul 12.40 Wita, pihak Unhas melakukan seleksi untuk perekrutan anggota Satpam perempuan.

Dalam hal ini, Sekretaris Universitas (Sekun), Prof Ir Nasaruddin Salam MT melakukan seleksi wawancara kepada para calon Satpam perempuan. Sebanyak empat orang kandidat berhasil lolos ke tahap tersebut.

Sebelumnya, sekitar 12 orang telah mendaftarkan diri pada bulan September lalu. Di tahap seleksi administrasi, mereka harus melampirkan fotokopi ijazah, pas foto, surat lamaran, daftar riwayat hidup dan sertifikat pendidikan kepolisian. Adapun kualifikasi yang harus mereka penuhi antara lain, memiliki postur tubuh yang ideal dan minimal berijazah SMA.

Komandan Satpam Unhas, Mansyur, mengungkapkan harapannya terkait Satpam perempuan yang akan diterima Unhas nantinya. “Di Unhas itu mahasiswanya lebih banyak perempuan. Dengan adanya Satpam perempuan diharapkan lebih aman,” katanya.

Saat dikonfirmasi mengenai perekrutan ini, Prof Nasaruddin membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa selama ini Satpam laki-laki yang selalu mendampingi Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu MA. Dengan berbagai pertimbangan, Prof Nas, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa sudah waktunya Unhas memiliki Satpam perempuan.

“Sudah waktunya kita memiliki Satpam perempuan. Ada kasus misalnya mau diperiksa dan digeleda itu pelaku kejahatan perempuan, tidak mungkin Satpam laki-laki yang lakukan. Jadi itu salah satu tugasnya Satpam perempuan nantinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Nas mengatakan bahwa tahun ini, Unhas hanya merekrut satu orang Satpam perempuan saja. Namun jika memungkinkan, maka akan dicukupkan menjadi dua orang. Untuk penempatan kerjanya sendiri, Satpam perempuan nantinya akan ditugaskan menemani dan mendampingi rektor.

“Dengan adanya Satpam perempuan diharapkan kinerja dari SDM Unhas terus meningkat,” harapnya.

Reporter: Wandi Janwar

BACA JUGA