Follow

Wahana Belajar Robotika

Editor: Fitri Ramadhani | Rabu, 10 April 2019 - 09:11 Wita | 456 Views
Foto bersama rektor Unhas/dokumentasi pribadi

Robotika salah satu wacana teknologi untuk menuju peradaban yang lebih maju. Masyarakat pada umumnya beranggapan, hadirnya kemajuan teknologi seperti robot mampu menggeser tingkah laku manusia untuk melakukan berbagai aktivitas. Lambat laun sebuah  kemungkinan itu bisa saja terjadi, apalagi Indonesia telah melangkahkan kaki memasuki era revolusi industri 4.0.

Menjawab tantangan revolusi industri tersebut, tujuh belas tahun yang lalu, tepatnya 29 Mei 2002 resmi terbentuknya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknik Elektro Robotika. UKM ini bernama Komunitas Cyber Tech (KCT). Di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Elektro, UKM ini sebagai wahana dalam pengembangan minat dan bakat bidang riset dan teknologi. Sekarang, sekretariat UKM KCT ini berada di Laboratorium Sistem Kendali dan Intrumentasi Unhas, Kabupaten Gowa.

Foto bersama

UKM yang dipimpin oleh Zulharman kini beranggotakan 82 orang.  Bersamaan dengan penerimaan mahasiswa baru, komunitas ini merekrut anggota baru tiap sekali setahun dari berbagai angkatan. Melihat pentingnya memahami dunia robotika yang mampu meningkatkan pemahaman seseorang mengenai otomatisasi di bidang industri. Ada beberapa tahap yang akan dilalui untuk menjadi anggota komunitas ini.

“Mulai dari menulis esai, membuat alat seperti inverter (penyearah arus) sembari pelatihan dan juga wawancara yang berbau robotika,” papar Zulharman, mahasiswa angkatan 2015.

Merancang

KCT yang dibina oleh dua dosen Teknik Elektro, Dr Ir Rhiza S. Sadjad MSEE dan Dr Muh Anshar ST MT kini yang juga merupakan pendiri dan ketua UKM KCT pertama saat menjadi mahasiswa, terbilang sukses dalam berbagai ajang perlombaan. Mengingat, tercatat 24 penghargaan berhasil diraihnya dari tingkat regional maupun nasional.

Di antaranya yang didapatkan dalam kurun waktu lima tahun yaitu ; Strategi terbaik Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI)  2014 Regional V di Universitas  Mataram, Mataram (NTB). Juara II Kontes Robot Abu Robocon Indonesia (KRAI) 2015 di Politeknik Negeri Banjarmasin. Juara II Kontes Robot Pemadam Api Indonesia 2015 di Politeknik Negeri Banjarmasin. Juara I Celebes Robot Contest 2016 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar. Juara Harapan Celebes Robot Contest 2016 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar. Strategi terbaik Celebes Robot Contest 2016 di Benteng Fort Rotterdam, Makassar.

Berdiskusi

Dari segudang prestasi yang telah ditorehkan tersebut, kata Zulharman selaku ketua organisasi kemahasiswaan yang bergelut dalam robotika ini, mengatakan tidak lepas dari rintangan-rintangan yang ditemuinya.

“Kendala yang selama ini menjadi permasalahan adalah kurangnya keaktifan anggota dan pendanaan yang terbatas serta minimnya peralatan yang menunjang,” ujar Zulharman.

UKM ini sekarang mempersiapkan diri untuk ajang perlombaan Kontes Robot Indonesia tingkat regional II tanggal 2 – 4 Mei di Lombok Nusa Tenggara Barat dan tingkat Nasional di Bandung tanggal 19-23 April 2019 mendatang. Mereka menyebut tim yang akan berlaga tersebut dengan nama Anyyarang. Nama itu diberikan mengikuti tema yang diusung pada perlombaan Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun ini dan menunjukkan jati diri bahwa Tim Robot ini berasal dari tanah Sulawesi.

Dengan penuh harapan Tim Anyarang setiap harinya mempersiapkan diri dan robot mereka untuk mendapatkan hasil maksimal di kejuaraan tahun ini. Mulai dari persiapan lapangan sebagai jalur latihan dan pembuatan robot sampai tahap pengujian.

“Kami optimis bahwa Tim Anyyarang mampu membawa KCT dan Unhas mengikuti kejuaraan KRI tahun ini, dan juga harapan kedepan semoga KCT bisa lebih baik lagi dan memungkinkan untuk menjadi UKM skala universitas,” tutup Zulharman.

Muh. Irfan

 

BACA JUGA