Follow

Wakil Ketua MPR RI: Koperasi Tidak Hanya Bisnis, Tapi Ideologi Tersendiri

Editor: Wandi Janwar | Senin, 11 November 2019 - 21:35 Wita | 84 Views
Dokumentasi Pribadi

Unit Kegiatan Mahasiswa Koperasi Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UKM Kompa Unhas), mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Memimpin Koperasi Mahasiswa Sebagai Ajang Entrepreneur Berbasis Perguruan Tinggi”, Senin (11/11).

Kuliah Umum ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Wakil Ketua MPR RI, Prof Dr Ir Fadel Muhammad, serta dua anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yaitu, Lily Amelia Salurapa SE MM dan Dr H Ajiep Padindang SE MM di Aula Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya Unhas.

Acara pembukaan yang dimulai pukul 13.30 Wita tersebut juga dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu MA beserta Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Dr drg A Arsunan Arsin MKes.

Andi Yaumil Falakh selaku Ketua Umum Kopma dalam laporannya mengatakan, Kopma Unhas yang telah berdiri sejak tahun 1981 sering kali mengalami pasang surut.  Namun para alumni aktivis Kopma Unhas telah tersebar di seluruh Indonesia dan dikenal dalam bidangnya masing-masing.

“Kami yakin kehadiran bapak Fadel di sini karena rasa rindunya dengan kegiatan koperasi,” tutur Yaumil.

Koperasi tidak hanya sebagai sebuah bisnis, melainkan sebuah ideologi tersendiri. Kopma Unhas yang identik dengan kantin, konveksi, dan jaket almamater sebenarnya memiliki makna yang lebih dari itu. Yaumil menjelaskan bahwa Kopma Unhas memilki nilai-nilai yang telah dibangun sebagaimana ideologi universal.

Rektor Unhas, Prof Dwia memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diadakan oleh Kopma Unhas. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kopma Unhas yang telah mengundang Wakil Ketua MPR RI juga dari DPD RI Sulsel untuk hadir di Unhas.  Kehadiran tokoh-tokoh ini merupakan suatu kebanggan bagi Unhas.

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang hadir di kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan pencerahan kepada mahasiswa-mahasiswa Unhas.

“Tujuan berdirinya Koperasi Mahasiswa tidak hanya untuk membangun kesejahteraan melainkan membangun kebersamaan dan ekonomi yang adil, sesuai dengan ideologi Pancasila kita,” ungkap Prof Dwia dalam rilis yang diterima.

Di era digital, tantangan baru dalam ekonomi kreatif mulai bermunculan, salah satunya adalah menjalankan kegiatan ekonomi namun bersifat individual. Meski demikian, koperasi dengan asas kebersamaannya harus tetap eksis.

Pada kesempatan yang sama, melalu sambutannya, Wakil Ketua MPR RI, Prof. Fadel Muhammad mengungkapkan rasa bangga terhadap Unhas.  Beliau melihat kampus terbesar di Indonesia Timur ini sebagai institusi yang terus aktif dan berkembang.

Prof Fadel, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa kewirausahaan merupakan embrio. Dalam buku yang pernah ditulisnya, beliau mencantumkan bahwa ciri-ciri koperasi adalah kepemimpinan, inovatif, dan kemampuan mengambil keputusan dengan didominasi otak kanan.

Adapun tiga visinya yakni bertujuan untuk melatih masa depan adalah kapabilitas, kesempatan, dan strategi. Visi inilah yang menjadi siklus enterpreneur dan harus sudah dimiliki banyak orang sejak menjadi mahasiswa.

Enterpreneur adalah seseorang yang berani mengambil resiko yang terhitung, dan Kopma merupakan fondasi untuk menuju ke sana, menjadi seorang enterpreneur,” kata Prof. Fadel.

Ia kemudian menutup sambutannya dengan membacakan sebuah puisi, dan sekaligus membuka kuliah umum.

Wandi Janwar

 

BACA JUGA