Spekta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) PKM 2023 Kluster Skim Gagasan Futuristik Tertulis (GFT), Video Gagasan Konstruktif (VGK), dan Artikel Ilmiah (AI) di Aula Prof Mattulada Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas, Sabtu (4/2).
Kegiatan ini merupakan salah satu proses pemberian materi yang dibagi menjadi beberapa kluster, guna mempermatang persiapan mahasiswa Unhas sebelum memasuki tahap seleksi internal kampus.
Agenda ini dilaksanakan hingga, Minggu (5/2) dan dibagi menjadi dua sesi setiap klusternya.
Pada kesempatannya, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Prestasi dan Kewirausahaan, Aswin Baharuddin SIP MA dan Dr Alem Febri Sonni SSos MSi hadir sebagai pemateri.
Aswin menekankan agar para peserta memahami karakter masing-masing PKM.
“GFT sifatnya tertulis dan memuat konsep perubahan. AI merupakan hasil kegiatan akademik mahasiswa yang siap terbit. Sementara, VGK berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan dan isu nasional,” jelas Aswin.
Setelah menjelaskan pedoman PKM, Aswin melanjutkan sifat lain GFT adalah visioner, di mana solusinya tidak dapat diwujudkan saat itu juga, tetapi dapat berjalan 10 tahun ke depan atau lebih apabila mengikuti langkah-langkah yang telah disusun sesuai teori masa kini.
Dosen Ilmu Hubungan Internasional itu mengingatkan peserta yang memilih skim ini untuk membuat mind mapping sebelum menyusun proposal. Hal ini ditujukan untuk mengeluarkan atau memvisualisasikan ide yang akan dibuat.
Lebih lanjut, dalam pemaparan materi VGK. Peserta diminta membuat sebuah video dan mengunggahnya ke YouTube sesuai ketentuan yang telah diatur.
Dosen Ilmu Komunikasi itu juga menyebutkan, konsep VGK dan konsep komunikasi persuasi memiliki kesamaan.
“Komunikasi persuasi adalah bagaimana kita bisa merancang sesuatu untuk menyampaikan ide yang bisa diterima orang lain, sama halnya dengan VGK,” ujarnya.
Setelah pemaparan materi, peserta dikelompokkan berdasarkan skim untuk melakukan focus group discussion (FGD) yang didampingi langsung oleh Tim Pokja.
Nurul Fahmi Bandang