Penerbitan Kampus (PK) identitas Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Dies Natalis ke-51 dengan tema “First Step Beyond Gold: Meneruskan Jejak, Mengukir Arah Baru”. Acara ini berlangsung di Unhas Hotel & Convention, Sabtu (28/12).
Ketua Penyunting identitas Unhas, Dr Ahmad Bahar ST MSi, menyebut momentum ini sebagai refleksi sekaligus titik awal pengembangan media kampus. “Dies ke-51 ini kami maknai sebagai langkah awal melampaui capaian emas yang telah diraih,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ketua Penyunting identitas Unhas itu memaparkan sejumlah prestasi yang berhasil dicapai sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa identitas Unhas sukses meraih penghargaan nasional di bidang pers mahasiswa.
“identitas berhasil meraih Gold Winner kategori majalah mahasiswa terbaik dan Silver Winner kategori website terbaik pada ISMA,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ahmad Bahar menyoroti keberadaan studio baru yang dimiliki identitas Unhas sebagai peluang besar dalam pengembangan media kampus. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas tersebut secara maksimal.
“Memiliki studio tentu harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membangun identitas yang lebih bergairah, terutama melalui media sosial,” jelasnya.
Ahmad Bahar juga mengusulkan pengembangan identitas Talk sebagai bagian dari penguatan media kampus. Konsep ini dinilai dapat menjadi ruang apresiasi bagi karya mahasiswa.
“Prestasi-prestasi terbaik mahasiswa bisa ditarik dan diwujudkan dalam bentuk identitas Talk di studio baru kita,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Abe ini juga mengusulkan agar aktivitas di identitas dapat diakui sebagai bagian dari pembelajaran akademik. Ia menilai langkah tersebut dapat menjaga keberlanjutan regenerasi di tubuh identitas.
“Mungkin perlu dipikirkan agar identitas bisa dinilai sebagai Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) sehingga ada pengakuan Satuan Kredit Semester (SKS),” katanya.
A. Annida Mukaddas
