Himpunan Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (HIMAHI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas mengadakan diskusi kontemporer bertemakan “Meneropong Kedaulatan Khilafah dan Negara Bangsa” melalui Zoom Meeting, Selasa (2/2). Kegiatan ini mengundang Muh. Rizky Hikmatullah sebagai pemateri.
Di awal sesi, ia memberikan gambaran pengertian negara. “Negara merupakan organisasi politik yang diorganisir oleh masyarakat agar kesejahteraan dapat tercapai,” jelas Rizky.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, keturunan manusia dimulai dari Adam hingga Nuh. Nuh memiliki tiga orang anak yang menjadi cikal bakal peradaban manusia, yaitu Ham, Sem dan Yafet.
“Yafet ini menjadi nenek moyang dari bangsa Eropa, Sem menjadi nenek moyang dari bangsa Arab, dan Ham menjadi nenek moyang dari bangsa Afrika atau Negro,” sebut Rizky.
Rizky juga menjelaskan, sistem yang berlaku pada awal peradaban manusia adalah sistem suku. Kemudian, sistem-sistem baru yang berbeda lahir pada setiap tempatnya, seperti sistem dinasti dan kerajaan.
“Pada zaman dahulu, sistem politik tidak pakem sehingga setiap wilayah memiliki sistem pemerintahan yang berbeda. Aada kekaisaran, kerajaan, dan kota,” lanjut Rizky.
Di akhir kesempatan, ia memberikan gambaran mengenai sistem pemerintahan khilafah. “Sistem khilafah merupakan sistem yang menggunakan syariat islam sebagai dasar hukum, cara kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Gaya kepemimpinan dan cara pengangkatannya dengan cara pengutusan,” jelasnya.
M210