Dosen Teknik Lingkungan Universitas Andalas, Dr Ir Fadjar Goembira ST MSc, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sharing Session bertajuk “Peluang Pemanfaatan Arang Biomassa/Biochar pada Berbagai Bidang Ilmu” . Kegiatan itu diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LPPM Unhas) di Aula LPPM Unhas, Selasa (06/01).
Dalam pemaparannya, Fadjar menjelaskan bahwa biochar merupakan arang hasil proses pirolisis biomassa dalam kondisi minim oksigen yang memiliki fungsi lintas sektor. Ia menekankan bahwa biochar tidak hanya relevan dalam bidang pertanian, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan lingkungan serta pengembangan energi berbasis masyarakat.
“Biochar itu bukan sekadar arang. Ia bisa menjadi solusi residu pertanian, perbaikan kualitas tanah, sekaligus bagian dari mitigasi perubahan iklim,” ujar Fadjar.
Ia mencontohkan pemanfaatan biochar sebagai pupuk slow release yang mampu menekan frekuensi pemupukan karena melepaskan unsur hara secara bertahap. Menurutnya, pendekatan ini dapat mengurangi biaya produksi petani sekaligus menekan pencemaran lingkungan akibat limpasan nutrien.
“Dengan biochar, kita menyelesaikan dua masalah sekaligus. Dengan biochar, petani tidak lagi membakar residu pertanian dan dapat menekan kebutuhan pupuk kimia,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadjar memaparkan potensi biochar pada sektor energi melalui konsep waste to energy. Proses gasifikasi biomassa, menurutnya, memungkinkan produksi energi panas hingga listrik, dengan biochar sebagai produk samping yang memiliki nilai ekonomi. Skema ini dinilai cocok untuk diterapkan secara komunal di wilayah yang memiliki ketersediaan biomassa tinggi namun akses energi terbatas.
Pada sektor lain, Fadjar juga menyinggung peluang pemanfaatan biochar dalam pengelolaan limbah, peternakan, sanitasi, hingga aplikasi teknologi lanjut. Ia menekankan bahwa karakter biochar yang stabil menjadikannya efektif sebagai media penjerap, pembenah tanah, serta sarana sekuestrasi karbon dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, Puslitbang LPPM Unhas mendorong kolaborasi lintas disiplin untuk mengembangkan riset dan aplikasi biochar yang kontekstual dengan kebutuhan lokal. Diskusi tersebut diharapkan dapat membuka ruang inovasi berbasis biomassa yang berkelanjutan dan aplikatif di berbagai sektor.
Fahry Muhammad
