Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HiFive Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil menutup rangkaian programnya dengan menggelar acara “Refleksi Jejak” di Makassar Creative Hub, Selasa (30/09).
Acara ini menjadi puncak dari upaya peningkatan kesejahteraan psikologis dan ekonomi para Mantan Pekerja Seks Perempuan (MPSP) di Kota Makassar, sekaligus meluncurkan kampanye kesadaran publik #JatuhBangkitKembali.
Refleksi Jejak dikemas meriah dengan berbagai kegiatan, termasuk PodCare atau podcast bersama empat orang mitra MPSP, pameran hasil karya bernilai ekonomis dari mitra, penayangan event recap perjalanan program, apresiasi, dan diakhiri dengan konferensi pers.
Program yang diketuai oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran, Liliana Mu’allim ini mengusung judul “High Five Victory: Perwujudan Emansipasi pada Mantan Pekerja Seks Perempuan sebagai Transformasi Diri Menuju Ingenuity dan Holistic Wellbeing”.
Selama pelaksanaannya dari Juli hingga September 2025 dalam 22 pertemuan, tim multidisiplin ini berfokus pada pemberdayaan mitra melalui lima aspek psikologi positif, yaitu Psychological Wellbeing, Social Wellbeing, Emotional Wellbeing, Spiritual Wellbeing, dan Finansial Wellbeing.
Liliana menegaskan pentingnya program ini untuk menyebarkan kesadaran positif. Ia mengungkap MPSP seringkali dianggap sebelah mata bahkan mendapatkan banyak diskriminasi dari masyarakat.
“Melalui program ini dapat memberikan awareness kepada masyarakat bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensinya,” jelasnya.
Acara penutup ini mendapat dukungan penuh dan dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Dyah Ramadhani, SPsi. Ia menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya terhadap program ini.
“Semoga program ini terus berlanjut dan menjadi pelopor untuk menghadirkan program-program pemberdayaan perempuan selanjutnya,” ucapnya.
Wahyu Alim Syah
