Fakultas Keperawatan (Fkep) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Kuliah Umum Internasional bertajuk “Evidence-Based Wound Management: A Successful Strategy for Managing Pressure Ulcers in Japan”. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (11/06).
Kegiatan menghadirkan salah satu dosen Institute of Medical, Pharmaceutical and Health Sciences, Kanazawa University, Makoto Oe PhD RN sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai pendekatan dalam penanganan luka tekan (pressure ulcers), khususnya pasien dengan risiko tinggi.
“Strategi klinis telah diterapkan di Jepang, termasuk penggunaan teknologi seperti thermographic imaging untuk mendeteksi luka secara dini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Oe juga memperkenalkan pendekatan multidisipliner dalam perawatan kaki (foot care), menggabungkan penelitian klinis, rehabilitasi, hingga manufaktur alat pendukung. Penelitian ini juga mengkaji hubungan antara callus dengan inflamasi, tekadang menjadi pemicu luka kronis pada pasien diabetes.
“Adanya kegiatan ini, dapat menjadi bagian dari upaya internasionalisasi Fkep Unhas sekaligus memperkaya wawasan akademik sivitas dalam bidang keperawatan luka,” tuturnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan dosen dapat mengadopsi pendekatan berbasis riset untuk diterapkan dalam praktik klinis di Indonesia.
Muh. Yasin Sudhirajati Gafur
