Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, hadir dan memberikan sambutan pada pembukaan Organization for Women in Science for the Developing World – Inclusive Collaborative Research (OWSD-ICR) Symposium di Inspiring room, Unhas Hotel & Convention, Senin (08/12).
Dalam sambutannya, Jamaluddin menegaskan bahwa dunia sains membutuhkan ruang yang lebih inklusif, khususnya bagi perempuan peneliti. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi dan disiplin ilmu merupakan fondasi penting untuk memperkuat kontribusi ilmuwan perempuan dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak luas.
“Riset yang kuat lahir dari keberagaman perspektif. Saat perempuan mendapatkan ruang yang setara dalam penelitian, kualitas dan keberlanjutan inovasi akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti komitmen Unhas menjadi tuan rumah yang mendukung berkembangnya jejaring ilmiah inklusif, termasuk melalui kerja sama strategis dengan OWSD dalam penyelenggaraan agenda riset nasional maupun internasional.
Menurutnya, tantangan global seperti krisis iklim, kesehatan, dan transformasi digital hanya dapat terjawab melalui kolaborasi yang tidak eksklusif.
Jamaluddin berharap kampus bisa menjadi ekosistem yang mendorong partisipasi peneliti dari berbagai latar belakang. Ia juga menekankan pentingnya investasi jangka panjang dalam penguatan kapasitas riset, mentoring, serta penyediaan kesempatan yang berkeadilan bagi perempuan di dunia akademik.
“Kita harus memastikan bahwa setiap talenta tanpa memandang gender memiliki peluang untuk berkembang. Indonesia membutuhkan ilmuwan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu bekerja lintas batas institusi, disiplin, bahkan negara,” tutupnya.
Muh Yasin Sudhirajati Gafur
