Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Kegiatan berlangsung di rumah Kepala Desa Lasiwala, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (07/01).
Kegiatan ini bertujuan mendorong pertanian berkelanjutan dengan mengenalkan pemanfaatan limbah sayuran dan kulit pisang menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Pemateri kegiatan, Sitti Azhari Sandjay, menjelaskan bahwa pupuk organik cair dibuat melalui fermentasi dengan bantuan mikroorganisme EM4 dan molase sebagai pakan mikroba.
Sitti juga mengungkapkan bahwa limbah sayuran dan kulit pisang yang biasanya dibuang ternyata kaya nutrisi penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), magnesium (Mg), dan kalsium (Ca).
“Pembuatan pupuk organik cair dapat menjadi alternatif bagi ibu rumah tangga agar limbah sisa sayuran, kulit pisang, dan air cucian beras dapat dimanfaatkan menjadi POC sehingga tidak dibuang begitu saja,” ujar mahasiswa Fakultas Pertanian itu.
Praktik pembuatan POC dilakukan secara interaktif, sehingga warga bisa langsung mencatat, mengikuti proses pengolahan, dan memperoleh buku panduan untuk mempraktikkannya sendiri di rumah.
Kepala desa Lasiwala turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menekankan bahwa praktik ini memberikan ilmu baru karena sebelumnya warga hanya mengetahui cara pengaplikasian POC dan tidak tau proses pembuatannya.
“Program ini diharapkan membangun kesadaran warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta produktif,” tuturnya.
Aynun Lutfiya
