Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 mengadakan Seminar Program Kerja (Proker) yang berlangsung di Kantor Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (05/01).
Seminar ini menjadi langkah awal mahasiswa KKN-T dalam memperkenalkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memaparkan proker kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat, sekaligus membuka ruang dialog dan masukan demi optimalisasi pelaksanaan program.
Program kerja yang disusun merupakan hasil observasi lapangan serta diskusi bersama perangkat desa. Dengan pendekatan partisipatif tersebut, mahasiswa KKN-T berharap program yang dirancang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Adapun proker yang ditawarkan mencakup berbagai sektor, antara lain pertanian, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan. Program tersebut meliputi pembuatan pupuk organik, digitalisasi UMKM, perancangan Kedai Pelayanan Berbasis Sampah Plastik (KUPAS), pembuatan cokelat kelor sebagai sarana pencegahan stunting, serta promosi layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum).
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Desa KKN-T, Akbar Syamsuddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Desa Kalosi Alau atas partisipasi serta dukungan yang diberikan sejak tahap perencanaan program.
“Saya berharap kerja sama yang terbangun dapat menghasilkan kegiatan yang bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi kemajuan desa,” ungkap mahasiswa Fakultas Pertanian tersebut.
Senada dengan itu, Kepala Desa Kalosi Alau, Andi Apris S IP, turut menyampaikan apresiasi atas semangat dan inisiatif mahasiswa KKN Unhas dalam menyusun program kerja. Ia menilai proker yang dirancang telah selaras dengan kebutuhan masyarakat desa.
“Semoga seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kalosi Alau,” ujarnya.
Fathimah Nur Khalidah Rahman
