Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Seminar Program Kerja (Proker) di Aula Kantor Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa (06/01).
Acara ini merupakan gabungan seminar proker dari tiga desa yang ada di Kecamatan Moncongloe, yakni Desa Moncongloe, Desa Moncongloe Bulu, dan Desa Bontomarannu.
Koordinator Kecamatan, Muh Danang Rusdana, berkata bahwa proker disusun berdasarkan hasil observasi terhadap kondisi wilayah serta permasalahan utama yang dihadapi masing-masing desa. Hasil pengamatan tersebut kemudian dipaparkan oleh para Koordinator Desa (Kordes) dalam seminar.
“Masing-masing posko di ketiga desa telah melakukan observasi selama kurang lebih dua minggu, dan hasilnya dipresentasikan dalam seminar ini untuk memperoleh tanggapan serta saran dari tamu yang hadir,” ujar Danang.
Salah satu proker dari Posko Moncongloe mengangkat topik kesehatan, khususnya tentang upaya pencegahan dini kanker payudara melalui kegiatan bertajuk SADARI (Edukasi dan Praktik Deteksi Dini Kanker Payudara).
Sementara itu, Posko Moncongloe Bulu mengusung topik pendidikan yang membahas isu kekerasan seksual, perundungan, serta kepedulian terhadap lingkungan dengan sasaran siswa Sekolah Dasar kelas lima hingga enam.
Adapun proker dari Posko Bontomarannu yang fokus pada pemanfaatan potensi lokal. Salah satu mahasiswa mengajukan inovasi pengolahan limbah bonggol jagung sebagai media tanam alternatif dalam budidaya jamur.
Di akhir kegiatan, Dosen Pengampu KKN (DPK) Kabupaten Maros, Dr A Lukman Irwan SIP MSi menyampaikan harapannya agar masyarakat serta aparat desa dapat berperan aktif membantu pelaksanaan seluruh proker di masing-masing desa.
Najwa Hanana
