Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi sabun cuci piring ramah lingkungan berbahan dasar kulit pisang di Desa Tenrigangakae, Kabupaten Maros, Sabtu (04/01).
Inovasi bertajuk SABISA (Sabun Kulit Pisang) ini diperkenalkan dalam pelatihan pembuatan sabun cair yang melibatkan 20 anggota Kelompok Pengrajin Permata Mangkasa. Kegiatan berlangsung di rumah salah satu pengrajin sebagai bagian dari program kerja individu KKN bertema Solusi Cerdas Kebersihan Dapur Berbasis Kearifan Lokal.
Penanggung jawab program, Awalya Nurul Ramadhani Permata, menjelaskan bahwa inovasi SABISA dikembangkan untuk menunjukkan potensi pengolahan limbah dapur menjadi produk yang aman digunakan sekaligus bernilai ekonomi. Produk ini memanfaatkan ekstrak kulit pisang yang kaya kalium, dipadukan dengan sabun MES, perasan jeruk nipis, serta pewarna alami dari pandan.
“SABISA menjadi upaya kami untuk mengajak masyarakat melihat bahwa limbah dapur memiliki nilai guna jika diolah dengan tepat,” ujar Awalya.
Pelatihan dilaksanakan secara interaktif dengan pendampingan langsung pada setiap tahapan, mulai dari proses pembuatan ekstrak kulit pisang, pencampuran bahan sesuai takaran, pengadukan hingga sabun mengental, sampai terbentuk sabun cair siap pakai. Mahasiswa KKN juga memaparkan manfaat lingkungan serta peluang pengembangan produk berbasis sumber daya lokal.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu anggota kelompok, Ramlah, menilai inovasi tersebut mudah diterapkan karena bahan bakunya tersedia di sekitar desa.
“Produk ini realistis untuk dikembangkan dan berpeluang diproduksi sebagai tambahan pendapatan,” ujarnya.
Melalui inovasi SABISA, mahasiswa KKN Unhas berharap dapat mendorong pemanfaatan limbah rumah tangga secara berkelanjutan. Program ini diharapkan berlanjut melalui pendampingan lanjutan, uji pasar, serta pengembangan kemasan agar SABISA dapat tumbuh menjadi produk unggulan Desa Tenrigangakae yang mendukung kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan.
Adrian
