Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 menggelar Seminar Program Kerja di Aula Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Senin (05/01).
Koordinator Kelurahan KKN-T Watang Bacukiki, Andi Muhammad Algazali, menegaskan bahwa keberhasilan setiap program kerja sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat.
“Seminar ini menjadi ruang penting untuk menerima masukan, kritik, dan saran agar program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujarnya.
Mahasiswa KKN-T memaparkan sejumlah rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program-program tersebut meliputi pembuatan video profil Desa Wisata Watang Bacukiki berbasis QR Code sebagai media promosi digital, sosialisasi penyelesaian perkara pidana melalui pendekatan restorative justice, serta budidaya ikan dalam ember (budikdamber).
Dirancang pula program inventarisasi objek sejarah dan budaya, pembuatan infografis masjid tertua di Kota Parepare, digitalisasi UMKM, serta sejumlah kegiatan tambahan yang berkaitan dengan isu lingkungan dan keagamaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Bacukiki selaku perwakilan kecamatan, perangkat Kelurahan Watang Bacukiki, Ketua RT/RW, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta Karang Taruna. Sekretaris Camat Bacukiki, Andi Satria Burhanuddin, S STP, turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja yang dipaparkan mahasiswa KKN-T.
“Semoga kegiatan yang dirancang dapat bersinergi dengan program pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat,” harapnya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa KKN-T berharap terbangun kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah, serta masyarakat dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan di Kelurahan Watang Bacukiki.
Adrian
