Menjawab berbagai pertanyaan terkait waktu perkuliahan selama Ramadan, Direktur Pendidikan Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Risma Illa Maulany SHut MNatResSt PhD mengatakan tidak ada liburan pada awal Ramadan dan perkuliahan tetap berlangsung seperti biasa.
“Semua libur nasional dan cuti bersama sudah dicatat. Jadi, cuti bersama tetap mengacu pada kalender akademik,” ucapnya saat ditemui di Rektorat, Kamis (27/02).
Sementara itu, perkuliahan akan dilaksanakan secara daring pada pekan kelima dan keenam. Meski demikian, pelaksanaan perkuliahan pada pekan tersebut bisa berbeda di setiap fakultas.
“Sehingga mahasiswa bisa pulang lebih awal, kecuali mungkin bagi mereka yang mengikuti praktikum, tapi tergantung fakultasnya. Untuk cuti bersama itu (jatuh) pada pekan ketujuh,” tambah Dosen Fakultas Kehutanan itu.
Risma menuturkan pemangkasan waktu kuliah tatap muka selama bulan Ramadan akan ditentukan oleh masing-masing fakultas. Ia mengungkapkan bahwa surat edaran terkait kebijakan perkuliahan selama bulan Ramadan akan segera disebarkan oleh Rektorat.
Terkait dengan perkuliahan daring yang sempat dikaitkan sebagai upaya efisiensi anggaran, Prof Risma membantah hal tersebut.
“Tidak ada hubungannya dengan efisiensi anggaran, tetapi kesempatan (kuliah daring) ini bisa dimanfaatkan untuk mengevaluasi sejauh mana efisiensi yang dapat dicapai,” jelasnya.
ISBA