Unhas yang diwakili Kepala Kantor Sekretariat Rektor, Dr Sawedi Muhammad Msc bersama Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Supratman Ss Msc PhD mengadakan konferensi pers terkait kronologi jatuhnya mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas angkatan 2018, Fitri Ani dari Lantai 3 Ramsis, Senin (12/9).
Dalam konferensi pers tersebut, Supratman menceritakan, pihak Rumah Sakit (RS) Pendidikan Unhas mendiagnosa Fitri tidak dapat mengoperasi karena kondisinya tidak lagi memungkinkan.
“Dokter memvonis kalau batang otaknya sudah tidak berfungsi lagi atau sudah lumpuh,” ujar Supa, sapaan akrabnya.
Dengan kesepakatan keluarga, orang tua Fitri lalu memulangkan Fitri ke kampung halamannya di Allecalimpo, Pinrang sekitar pukul 11.00 Wita dengan masih menggunakan bantuan pernapasan.
“Karena orang tua fitri tidak ingin melihat anaknya menderita terlalu lama, ia memutuskan untuk mengeluarkannya dari RS setelah melalui prosedur yang telah ditetapkan pihak RS,” jelasnya.
Dalam perjalanan ini, Fitri menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 14.00 Wita di ambulans, Sabtu (10/09).
Kemudian sekitar pukul 16.00 Wita di hari yang sama, Fitri di kebumikan di pemakamam umum di kampung halamannya.
Supa menambahkan, semua pembiayaan selama Fitri berada RS di tanggung oleh pihak Unhas.
Pada Minggu (11/9), Supa diperintahkan Rektor Unhas berkunjung ke rumah duka di Pinrang untuk menyampaikan belasungkawa.
“Unhas juga memberikan karangan bunga dan uang santunan secara langsung kepada keluarga Fitri,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan penulusuran identitas, Fitri terjatuh saat kembali dari kamar mandi akibat tidak adanya besi penghalang di salah satu sudut gedung ramsis dekat kamarnya
Menurut keterangan salah satu penghuni Ramsis, Fitri sedang tidak enak badan saat kembali dari kamar mandi menuju kamarnya sehingga penglihatannya menjadi buram dan terjatuh ke lantai dua.
“Sejak mengetahui kejadian, korban sudah pucat, kakinya berdarah, dan kepalanya benjol. Saya sama yang lain ketakutan kalau tidak segera di tangani, jadi kami berusaha untuk bawa dia ke rumah sakit,” pungkasnya.
Pagi