Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM(K), menyampaikan maklumat Rektor di hadapan mahasiswa Unhas, Sabtu (30/08). Maklumat itu disampaikan sebagai respons atas aksi massa 29 Agustus 2025 yang berujung jatuhnya korban jiwa.
Ruslin menegaskan dukungan penuh terhadap tuntutan masyarakat, agar pemerintah segera memulihkan kondisi ekonomi, menegakkan hukum, dan memberantas korupsi. Ia juga mendesak agar oknum aparat yang terlibat dalam kematian Affan Kurniawan dihukum seberat-beratnya.
Selain mengutuk tindak kekerasan dan anarkisme, pihak rektorat meminta aparat menindak tegas pelaku perusakan fasilitas publik di sejumlah titik demo. Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) itu berpesan kepada mahasiswa agar tetap menjaga ketertiban, tidak terprovokasi, serta menyalurkan aspirasi dalam koridor hukum.
“Itulah bentuk dukungan kami kepada mahasiswa karena mereka berada di garis koridor untuk membawa aspiras-aspirasi masyarakat untuk menegakkan keadilan,” ujarnya pasca penyampaian maklumat dan dukungan kepada massa di Pelataran Rektorat.
Pidato itu disambut sorakan “Hidup Mahasiswa!” dari massa mahasiswa yang hadir. Maklumat ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga persatuan bangsa dan berkontribusi membangun negara dalam bingkai NKRI.
Lyth
